loading...

6 Hal yang Harus Dihindari dan Dilakukan dari saat Naik Pesawat agar Tetap Sehat

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Apriani Alva

TRIBUNTRAVEL.COM - Terbang menggunakan pesawat menjadi transportasi tercepat dan paling nyaman untuk mencapai tujuan.

Setiap kali naik, kita melihat deretan kursi dan awak kabin yang tersenyum.

Namun di dalam pesawat yang begitu nyaman tersebut menjadi tempat yang membuatmu mudah terkena penyakit.

Tak ingin dong perjalananmu terhambat?

Yuk simak tips berikut.

Dirangkum TribunTravel.com dari laman Brightside.me, berikut 6 tips agat terhindar dari bakteri dan kuman di dalam pesawat.

1. Hindari terbang saat badanmu baru saja kecelakaan atau sedang di gips

Biasanya, pesawat terbang dalam ketinggian 35 ribu kaki memiliki udara sedikit dimana tekanan udara jauh lebih rendah dibandingkan permukaan tanah.

Dengan tekanan udara dalam kabin anggota tubuh yang sedang cedera bisa mengakibatkan kerusakan permanen.

Jika memang harus berpegian menggunakan pesawat, maka sebaiknya mintalah doktermu meminta awak kabin memilihkan tempat dengan area lebih luas.

2. Hindari bakteri pada bantal dan selimut

Bantal dan selimut yang digunakan beberapa kali akan banyak dihuni oleh kuman dan bakteri.

Hal yang sama berlaku dengan bantal dan selimut yang dikemas ulang.

Ada yang mengklaim bahwa bantal dan selimut yang ada dalam penerbangan sengaja dikemas ulang tanpa dibersihkan selama 5 hingga 30 hari.

Tipsnya agar kamu membawa sendiri selimut maupun bantal leher.

3. Jangan menyentuh mulut, hidung ataupun mata

Cobalah menghindari untuk menyentuh bagian badan yang mudah digunakan mikroorganisme masuk pada tubuh.

Bhkan mencuci tangan saja tak membantu mengurangi jumlah kuman di pesawat.

Jika kebiasaan ini tak dapat dihindari maka sebaiknya gunakan pembersih tangan yang mengandung alkohol.

4. Kemungkinan ada kuman penyebab flu di nampan maupun di lengan kursi

Setiap pesawat seharusnya membersihkan setiap 30 hari.

Jika penumpang sebelumnya sedang mengidap flu, maka kemungkinan besar penumpang setelahnya memiliki resiko besar.

Seorang kru kabin yang tak mau disebutkan namanya mengklaim, kalau papan nampan digunakan untuk menganti popok bayu hingga tempat memotong kuku.

Pastikan kamu mengelap nampan sekaligus lengan kursi dengan tisu basah antibakteri sebelum digunakan.

5. Hindari kopi dan alkohol untuk menghindari jet leg

Hindari meminum alkohol dan kopi 12 sebelum dan selama penerbangan.

Minuman ini dapat menyebabkan dehidrasi, apalagi dalam kondisi berada di ketinggian.

Kopi juga dapat mengiritasi kandung kemih dan membuatmu merasa tidak nyaman selama penerbangan.

Pilihlah minuman teh tanpa kafein, teh herbal atau peppermint bisa jadi pilihan yang baik.

Bisa juga menum jus dan air putih agar terhindar dari dehidrasi.

6. Penuhi kebutuahan air pada tubuh agar tak terkena dehidrasi

Udara dalam peswat menyebabkan 55 persen lebih kering dibandingkan dengan ruang normal lainnya.

Hal ini menyebabkan membran pelindung sinus dapat cepat mengering.

Jika hal tersebut terjadi maka tubuh akan mudah terkena infeksi sinus atau kedinginan.

Jadi minumlah air sebelum dan selama penerbangan.

Hindari makanan yang tinggi lemak dan garam karena dapat menyebabkan dehidrasi.

Sebaiknya bawa sendiri makanan rendah lemak atau makanan ringan yang mengandung sayuran dan buah.

Related Posts

", numPosts: 4, summaryLength: 370, titleLength: "auto", thumbnailSize: 250, noImage: "//3.bp.blogspot.com/-ltyYh4ysBHI/U04MKlHc6pI/AAAAAAAADQo/PFxXaGZu9PQ/w250-h250-c/no-image.png", containerId: "related-post-3088709987007506700", newTabLink: false, moreText: "Read More", widgetStyle: 3, callBack: function() {} };

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel