loading...

Mengintip Toko Canggih Tanpa Kasir Pertama di Indonesia

Kecanggihan teknologi memang tak ayal banyak mengubah cara hidup orang. Termasuk, satu inovasi unik yang diterapkan oleh JD.id. Mengusung konsep tanpa kasir, perusahaan e-commerce asal China ini menggunakan dukungan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada operasional toko modern miliknya.

Toko dengan teknologi tanpa kasir pertama di Indonesia ini, mulai dibuka pada tanggal 2 Agustus 2018 lalu dan masih berlokasi di kawasan perbelanjaan PIK Avenue lantai 3, yang beralamatkan Jl. Pantai Indah Kapuk Boulevard, Jakarta Utara.

JD.id X diklaim menawarkan pengalaman berbelanja yang sepenuhnya bersifat futuristis sekaligus memaksimalkan fitur teknologi kekinian, seperti pemindai wajah, radio-frequency identification (RFID), serta metode pembayaran nontunai. 

Penasaran bagaimana serunya belanja di toko tanpa kasir, kumparan pada Minggu (2/9) mencoba mendatang lokasi. Sepintas memang tak ada perbedaan menonjol dengan toko ritel pada umumnya, namun suasana bakal berubah saat pengunjung akan masuk ke dalam toko. 

Dilihat dari depan, akan tampak dua pintu yang digunakan untuk khusus masuk dan keluar. Sementara itu, ada dua orang petugas yang berjaga untuk memberikan petunjuk kepada pengunjung. 

Untuk bisa masuk, perlu download aplikasi JD.id dulu, isi data diri, selain itu juga harus pakai kartu kredit atau jenius, kami debit tidak bisa untuk pembayaran, ucap salah seorang karyawan JD.id, Dede.

Dede lantas membimbing para pengunjung untuk mendaftar dan mempersilakan mereka melakukan pemindaian wajah sesuai sistem yang diterapkan JD.id. 

Satu akun bisa untuk 3 kali tapping, tapi yang punya akun masuknya paling belakang, anak-anak bisa langsung masuk, ujarnya. 

Para pengunjung yang mayoritas datang berombogan dengan anggota keluarga pun tampak antusias untuk menjajal pengalaman berbelanja di toko yang semua proses pembayaran dilakukan nontunai tanpa kasir. 

Jadi, nanti di mesin sebelum pintu keluar, Bapak Ibu bisa langsung scan kodenya nanti sudah otomatis tertera harga dan otomatis terbayar dari kartu kredit, imbuhnya. 

Setelah melakukan tapping, pengunjung pun dihadapkan dengan produk-produk berjejer yang ditata rapi. Dimulai dari aneka kosmetik, tas, scarf, t-shirt hingga makanan dan minuman dengan harga yang terbilang terjangkau. Untuk produk t-shirt polos misalnya, dibanderol dengan harga Ro 24.000, kaos berkerah dengan bahan lebih tebal Rp 59.000, dan aneka jaket dengan Rp 155.000. Aneka kebutuhan rumah tangga seperti bantal dan guling pun ditawarkan. Harga rata-ratanya Rp 59.000 hingga Rp 85.000 per buah. 

Tak ketinggalan, beragam makanan ringan mulai dari yang berbahan kentang hingga kacang almond pun dijajakan. Harganya pun bermacam-macam dari yang belasan ribu hingga ratusan ribu. 

Pengunjung yang hendak membeli barang pun tinggal mengambil dan menaruh ke wadah. Setelah itu, bisa melakukan pembayaran di mesin scan sebelum pintu keluar. Semua otomatis dan nontunai. Sebelum keluar pintu, pengunjung pun akan melewati sebuah sistem pendeteksi untuk memastikan semua barang telah dipindai. Di luar toko, ada seorang petugas yang membantu pengunjung untuk mewadahi barang-barang yang dibeli. 

Jadi tertarik untuk mencoba berbelanja di toko tanpa kasir pertama di Indonesia ini?

Related Posts

", numPosts: 4, summaryLength: 370, titleLength: "auto", thumbnailSize: 250, noImage: "//3.bp.blogspot.com/-ltyYh4ysBHI/U04MKlHc6pI/AAAAAAAADQo/PFxXaGZu9PQ/w250-h250-c/no-image.png", containerId: "related-post-3907392221345604584", newTabLink: false, moreText: "Read More", widgetStyle: 3, callBack: function() {} };

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel