loading...

8 Kebiasaan Super Aneh Orang Zaman Dulu Yang Sekarang Udah Hilang

Brightside

Dunia berubah begitu cepat, begitu pula dengan orang-orang dan kebiasaan-kebiasan yang mereka lakukan. Kebiasaan lama berganti menjadi kebiasaan baru yang lebih modern.

Namun, sederet kebiasaan orang zaman dulu ini mungkin bisa membuatmu mengernyitkan dahi, aneh banget! Seperti apa sih?

Rupanya tren mewarnai rambut sudah ada dari zaman dahulu kala. Bedanya, orang dulu memakan timbal dan sulfur untuk mewarnai rambut mereka secara permanen. Duh ngerinya!

Tahun 1895 dimulai operasi implan dada pertama yang dilakukan oleh Vincenz Czerny, yang ditujukan untuk mengembalikan dada pasien setelah terkena tumor. Mau tahu apa bahan 'pengisi'nya? Macam-macam, ada bola kaca, karet mentah, gading hewan dan lain sebagainya.

Mungkin terdengar menjijikkan, namun para wanita di Mesir kuno memakai kotoran buaya sebagai kontrasepsi. Para tentara di Mesir kuno juga memakai kotoran hewan untuk menyembuhkan luka mereka.

Zaman sekarang kalau kemasukan roh jahat sih tinggal diruqyah aja, kelar masalah. Tapi zaman dulu rupanya ngeri loh, para dokter sampai harus mengebor lubang kecil di kepala pasien untuk mengeluarkan roh jahat tersebut.

Dulu di Roma kuno, ada orang-orang yang disewa khusus untuk menangis meraung-raung di pemakaman, untuk menunjukkan jika orang yang meninggal ini memang mempunyai pengaruh besar semasa hidup.

Zaman dulu di Roma, seorang ayah dapat membunuh pacar anak perempuannya sendiri jika ketahuan berbuat tak senonoh. bahkan uniknya, wanita Roma tetap menjadi milik keluarga sang ayah, meskipun statusnya sudah menikah.

Ada lagi satu hal yang aneh di Roma Kuno. sang ayah punya hal untuk menjual anaknya sebagai budak selama 3 kali. Jika orang yang membeli budak tersebut sudah tak membutuhkannya, maka sang anak bisa kembali ke rumah.

Pada tahun 1350 Sebelum Masehi, para wanita memiliki tes kehamilan yang unik. Dokter akan meletakkan bawang di kemaluan wanita, dan besok paginya akan menghirup aroma nafas sang wanita. Dari situ dirinya bisa memutuskan apakah sang wanita hamil atau tidak.

Related Posts

", numPosts: 4, summaryLength: 370, titleLength: "auto", thumbnailSize: 250, noImage: "//3.bp.blogspot.com/-ltyYh4ysBHI/U04MKlHc6pI/AAAAAAAADQo/PFxXaGZu9PQ/w250-h250-c/no-image.png", containerId: "related-post-8589184589476323520", newTabLink: false, moreText: "Read More", widgetStyle: 3, callBack: function() {} };

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel