loading...

Jangan Salah! Ini Bedanya Asteroid, Komet, Meteoroid, Meteor, dan Meteorit

Kalian pasti sering mendengar tentang benda langit seperti komet, asteroid, meteoroid, meteor, dan meteorit, tapi mungkin masih nggak tau bedanya. Berikut ini perbedaannya!

 

1. Asteroid

Benda langit ini ukurannya kecil yang mengelilingi matahari. Asteroid mengandung sedikit logam seperti nikel dan besi yang terbentuk dari batu angkasa luar. Benda langit ini berkumpul pada lintasan yang bernama sabuk asteroid (Main Asteroid Belt). Lintasan tersebut merupakan jalur yang dilalui oleh Mars dan Jupiter. Di sabuk asteroid terdapat 4 asteroid paling besar yang pernah diteliti, yaitu Ceres, Vesta, Pallas, dan Hygiea.

 

2. Komet

Komet merupakan benda langit yang tersusun dari material gas dan air yang telah mengeras jadi es. Ukuran komet nggak terlalu besar dengan diameter nukleus (inti komet) paling besar hanya 10 kilometer.

Lintasan yang digunakan komet untuk mengelilingi Matahari bentuknya lonjong. Terkadang lintasan komet berada sangat dekat dengan Matahari, ini membuat sebagian es yang ada pada komet menguap karena panasnya. Uap itu membentuk ekor komet yang panjangnya mencapai ratusan kilometer. Nah, komet dengan ekor panjang inilah yang sering kita lihat dari Bumi. Namun untuk melihatnya, kita membutuhkan bantuan teleskop tertentu.

 

3. Meteoroid

Meteoroid memiliki sifat yang melayang-layang secara bebas dan nggak mengelilingi benda apapun. Bentuknya yang kecil dipercaya adalah pecahan dari komet atau asteroid.

 

4. Meteor

Pernah mendengar istilah bintang jatuh? Nah, meteor inilah yang kita kenal dengan sebutan itu. Benda langit ini adalah jenis yang paling dinanti-nantikan kemunculannya. Beberapa orang percaya, saat kita melihat bintang jatuh, doa dan harapan kita suatu saat dapat terkabul.

Bagaimana meteor ini terbentuk? Semuanya berasal dari meteoroid yang jatuh. Meteoroid letaknya nggak jauh dari Bumi dan sering tertarik oleh gravitasi Bumi. Ketika meteoroid ini jatuh, dia akan mengalami gesekan dengan lapisan atmosfer, lalu terbakar habis sebelum sampai ke Bumi. Proses jatuh dan terbakarnya mateorid ini yang terkadang kita lihat jelas dari Bumi, yang kita namakan dengan meteor.

 

5. Meteorit

Karena ukuran meteor yang cukup besar. Jadi, saat dia jatuh ke bumi, permukaannya nggak terbakar habis di atmosfer. Sehingga meteor yang nggak terbakar seutuhnya bisa jatuh sampai ke bumi dengan tenaga yang besar. Meteor yang selamat sampai ke Bumi inilah yang sering disebut dengan meteorit.

 

Related Posts

", numPosts: 4, summaryLength: 370, titleLength: "auto", thumbnailSize: 250, noImage: "//3.bp.blogspot.com/-ltyYh4ysBHI/U04MKlHc6pI/AAAAAAAADQo/PFxXaGZu9PQ/w250-h250-c/no-image.png", containerId: "related-post-1961500472759912841", newTabLink: false, moreText: "Read More", widgetStyle: 3, callBack: function() {} };

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel