Ads Top

Ini Dia, 7 Film Antimainstream Indonesia yang Wajib Kamu Tonton!



Banyak sekali atau bahkan ratusan film Indonesia yang dibuat oleh para sineas lokal kita, namun tidak semua film tersebut memiliki kualitas yang baik. Di sini, penulis tidak hanya memberikan info seputar film-film berkualitas saja, namun juga memiliki tema yang unik dan berbeda (antimainstream). Berikut 7 film antimainstream Indonesia yang wajib kamu tonton:



  1. Something in the Way
    Film dari sutradara Teddy Soeriaatmadja, mengusung tema yang antimainstream sekaligus kontroversi. Film ini mengisahkan tentang seorang supir taksi bernama Ahmad (Reza Rahadian), seorang pecandu onani dan film pornografi. Ahmad pun terobsesi pada seorang wanita bernama Kinar (Ratu Felisha) yang juga tetangganya, dia berprofesi sebagai seorang pelacur. Bagaimana kelanjutan kisah keduanya? Kamu bisa tonton sendiri filmnya.

  2. Fiksi.
    Film yang mengisahkan tentang seorang gadis bernama Alisha (Ladya Cheryl), dia memiliki segalanya. Rumah mewah dan segala kenyamanannya, namun suatu hari dia bertemu dengan seorang pria bernama Bari (Dony Alamsyah). Dia pun melakukan berbagai hal-hal di luar batas kemanusiaan. Apa saja yang dilakukan olehnya? Tonton sendiri yaa, penulis sangat anti untuk memberikan spoiler. Film ini akan membuat jantungmu berdegup kencang.

  3. A Copy of My Mind
    Politik di Indonesia itu sangat busuk, mungkin itu yang ingin disampaikan film yang digarap oleh Joko Anwar ini. Eits tunggu dulu, film ini pun mengisahkan kehidupan sejoli anak manusia yang berbeda, Sari (Tara Basro) yang seorang pendatang baru di Jakarta dengan Alek (Chicco Jerikho) yang seorang penerjemah film-film DVD bajakan. Bagaimana kisah keduanya? Dan pesan politik apa yang ingin disampaikan Joko Anwar dalam film ini?

  4. What They Dont Talk About When They Talk About Love
    Wih, judulnya sangat panjang sekali yaa. Film drama romantis ini pernah masuk dalam Sundance Film festival pada tahun 2013, mengisahkan tentang kehidupan remaja yang bernajak dewasa namun tidak seperti film-film remaja pada umumnya. Film ini mengisahkan tentang indahnya sebuah perbedaaan dan arti dari sebuah kekurangan yang dimiliki oleh setiap individu.

  5. Lovely Man
    Film yang lagi-lagi disutradarai oleh Teddy Soeriaatmadja, mengusung kembali tema yang berbeda dan juga kontroversi sekaligus sensitif di Indonesia: LGBT. Film ini mengisahkan tentang seorang anak perempuan bernama Cahaya yang berusaha mencari ayahnya sampai ke kota. Namun, kenyataan pahit harus dihadapi oleh Cahaya. Ayahnya yang kini bernama Ipul (dulu Saiful, diperankan oleh Donny Damara) ternyata adalah seorang transgender. Kisah keduanya akan membuatmu terharu.

  6. Badoet
    Ketika saat ini sedang heboh-hebohnya dengan Film It (Stephen King). Indonesia pun pernah memiliki tokoh horror bernama Kapten Cilukba, badut menyeramkan yang memangsa anak-anak. sekilas memang mirip dengan It, namun sangat berbeda jika kamu menontonnya sendiri. Film ini akan sukses membawa ketakutan mendalam bagi kamu yang khususnya takut terhadap badut.

  7. Solo, Solitude
    Terakhir adalah Solo, Solitude atau Istirahatlah Kata-Kata. Sebuah film biografi Wiji Thukul yang sampai saat ini masih menjadi misteri. Mengisahkan tentang ketidakadilan pada masa Orde Baru khususnya bagi orang-orang yang kritis seperti Wiji Thukul, yang saat itu mengkritik pemerintahan dengan senjata pamungkasnya, yaitu puisi.


Bagaimana menurutmu 7 film Indonesia di atas? Berkualitas dan juga antimainstream, bukan? Jika kamu memiliki refrensi film-film Indonesia berkualitas dan berbeda lainnya, silakan tulis di kolom komentar yaa. Sekian, semoga artikel ini bisa menambah refrensi menontonmu. Terima kasih.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.