Ads Top

Demi Popularitas, Manajemen Artis Korea Terbiasa Lakukan Skandal


Mengendalikan kehidupan seorang bintang bukanlah satu satunya cara agensi K-pop untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Terkadang, mereka hanya perlu menyediakan uang tunai untuk memberi hadiah pada partner kerja mereka.



Ketika seorang Artis harus mendapatkan posisi lagu pertama pendatang baru, sudah dianggap sebagai praktik umum untuk menyelesaikan semuanya dengan memberikan hadiahkepada pihak TV maupun Radio agar artis mereka mendapatkan posisi nomer satu.


Di Korea Selatan, skandal semacam ini hanyalah bagian dari bisnis. Seperti yang dikatakan seorang eksekutif perusahaan agensi bahwa menyuap adalah bagian dari strategi pemasaran. Hal ini sangat menguntungkan, dengan jumlah uang paling sedikit, Anda mendapatkan efek paling banyak.



Jika seorang pekerja Agensi tertangkap memberi jutaan dolar untuk jaringan TV, mereka biasanya lolos begitu saja. Tercatat, baru beberapa kali kasus sogokan ke jaringan TV sampai ke pengadilan, dan itu biasanya hanya terjadi saat penyogokan itu dilakukan dengan konyol, seperti saat seorang eksekutif musik masuk ke gedung jaringan TV dengan tas belanja penuh dengan barang hadiah dan sejumlah tas penuh uang yang digendong.


Seorang pekerja agensi, mencoba membenarkan hal tersebut, berpendapat bahwa penyuapan tidak berbeda dengan mengajak klien keluar minum. Dia mengatakan bahwa untuk mempererat hubungan dan menunjukkan persahabatan dan niat baik, terkadang kita menghabiskan $ 3.300 untuk basa basi minum dengan empat orang klien, namun ada kalanya kita tidak punya waktu untuk melakuan hal itu, jadi apa salahnya memberi mereka sedikit uang , sebut saja $ 1.600 untuk bersenang senang.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.