loading...

Putra Raja Salman Ingin Mengubah Arab Saudi Jadi Negara yang Seperti Ini


putra-mahkota-saudi-disebut-pria-paling-berbahaya-di-dunia-jsPcvnZtbU


Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman ingin mengubah negaranya menjadi negara yang kuat secara cepat. Keinginan putra Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ini disampaikan Menteri Luar Negeri Adel al-Jubeir di Davos, Swiss, hari Rabu.


Pangeran berkuasa yang dikenal dengan singkatan nama MbS ini sejatinya bukan Putra Mahkota utama yang ditunjuk ketika Raja Salman mulai berkuasa. Dia menggantikan sepupunya, Mohammed bin Nayef, yang dicopot dengan alasan yang belum jelas. Laporan media lokal menyebut Nayef dicopot karena ketergantungan pada obat.


Dunia tidak terbiasa melihat Arab Saudi bergerak cepat dan berani. Beberapa orang mengkritik Arab Saudi karena bergerak sangat lamban, dan hari ini terjadi sebaliknya. Dulu, mereka mengkritik kami karena bergerak terlalu lambat dan sekarang banyak kepala mereka berputar. Ini relevan dengan kebijakan luar negeri kami ujar diplomat Arab Saudi di Swiss.


World Economic Forum diselenggarakan di Davos, Swiss, dari tanggal 23 sampai 26 Januari 2018. Forum kali ini mengangkat tema, Membangun Masa Depan Bersama di Dunia yang Terintegrasi. Konferensi tersebut merupakan platform global yang menyatukan para pemimpin baik dari sektor publik maupun swasta di seluruh dunia, serta 340 politisi senior dan pejabat di dunia.


Semoga bermanfaat



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel