Ads Top

Wajib Coba, Kuliner Ndeso Khas Bondowoso


Kamu yang suka dengan penganan olahan tape tentunya tahu dong darimana asalnya makanan yang dibuat dari hasil fermentasi singkong ini. Yup, benar. Tape berasal dari Kabupaten Bondowoso, kota kecil di Jawa Timur yang terkenal berkat wisata Kawah Ijen, Bukit Telletubbies atau Kawah Wurung dan kopinya. Buat kamu yang berencana mengunjungi kota Bondowoso, jangan sampai kelewatan untuk mencicipi kuliner khasnya ya. Berikut beberapa kuliner khas Bondowoso yang wajib kamu coba.


Tape


Seperti yang sempat disinggung tadi, tape merupakan penganan khas Bondowoso yang wajib kamu coba pertama kali saat singgah di kota ini. Penganan yang merupakan hasil fermentasi singkong ini sangat mudah dijumpai hampir di semua sudut kota mulai dari terminal, warung, restoran sampai stan kecil di pinggir jalan. Dikemas dalam besek, kotak kecil yang terbuat dari anyaman bambu, penganan yang satu ini punya bau segar yang khas. Jadi jangan sampai kelewatan untuk mencicipinya ya. Jika perlu, kamupun bisa membeli beberapa untuk oleh oleh.


tape bws

Tape bakar


Puas menikmati tape, kamu juga bisa menikmati kuliner ndeso ala Bondowoso lainnya yang tak akan kamu temui di kota lainnya. Salah satunya ialah tape bakar. Sama halnya dengan tape yang dikemas dalam besek, tape bakar juga mudah dijumpai. Rasanya jangan ditanya. Mantap abis meski ndeso alias hanya berupa tape yang dibakar. Hehehe.


tape-bakar

Nasi Mamong


Berkunjung ke Bondowoso, terutama Kawah Ijen, rasanya kurang lengkap jika belum merasakan nikmatnya Nasi Mamong. Dinamakan Nasi Mamong karena nasi ini akan membuat siapa saja yang menikmatinya jadi bingung berkat sensasi pedasnya. Kata mamong dalam bahasa Madura sendiri artinya bingung. Jadi jangan heran dengan nama yang diberikan karena setelah mengonsumsi Nasi Mamong kamu akan bingung. Bingung mencari air karena terlalu pedas. Hehehe. Kamu yang pecinta makanan pedas, wajib coba kuliner khas Bondowoso yang satu ini.


Nasi Mamong sendiri disajikan hampir mirip seperti nasi campur, yaitu berupa nasi dan beberapa lauk. Hanya saja ada tambahan sambal khas dengan level pedas yang berbeda dari sambal nasi campur biasa. Selain itu, Nasi Mamong memiliki rasa yang gurih berkat cara memasaknya yang dikukus bersama santan dengan isi daging ayam, teri, oseng daung singkong dan kemangi. Penasaran dengan pedasnya Nasi Mamong? Yuk segera atur itinerary ke Bondowoso.


nasi mamong

Rujak Gobet


Ada lagi nih kuliner ndeso khas Bondowoso yang juga wajib kamu cicipi. Namanya Rujak Gobet. Kamu yang pernah menikmati rujak sebelumnya tentu sudah tidak asing dengan penampakan rujak itu sendiri. Namun bedanya dengan Rujak Gobet khas Bondowoso ialah pada penyajiannya yang ditambah dengan serutan singkong mentah. Penasaran seperti apa nikmatnya Rujak Gobet? Yuk mampir ke kota Kembang, Bondowoso.


rujak gobet

Kopi


Kota Bondowoso terkenal akan kopinya berkat dataran tinggi Ijen. Selama perjalanan menuju kawah Gunung Ijen, kamu akan disuguhi pemandangan sejuknya perkebunan kopi. Dari kebun kebun itulah kopi Bondowoso berasal. Kopi yang sudah dipanen bisa kamu nikmati di caf sekitar alun alun kota Bondowoso.


kopi

Yuk, segera atur jadwal dan budget untuk mengunjungi kota kecil ini. Liburanmu pasti akan sangat berkesan.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.