Ads Top

Wajib Baca! Kisah Pekerja Bangunan Ini Sukses Bikin Semua Orang Terdiam!


Nulis 47


Pekerja bangunan merupakan seorang buruh yang bekerja membangun sebuah bangunan dengan konsep yang telah direncanakan. Menjadi seorang pekerja bangunan tak seenak yang dilihat oleh banyak orang. Banyak resiko yang harus dihadapi. Contohnya : Terjatuh dari ketinggian, tertimpa material bangunan, dan lain sebagainya.


Bahkan resiko kematian pun selalu menghantui para pekerja bangunan. Itu semua mereka lakukan demi mencukupi kebutuhan keluarga mereka. Namun dibalik sosok pekerja bangunan yang penuh dengan segala resiko, ternyata ada kisah dibalik pekerja bangunan yang sangat menginspirasi dan dapat membuat semua orang yang mendengarnya meneteskan air mata.


Nulis 47-1


Kisah ini merupakan kisah dari bapak Mulyanto. Salah seorang pekerja bangunan yang bekerja membangun sebuah gedung yang ada didaerahnya. Singkat cerita pak Mulyanto sedang mengaduk semen di lantai bawah dan bos pak Muluanto berkebetulan sedang berada di lantai atas. Karna waktu sudah menunjukkan pukul 13.00 Wib, seluruh pekerja bangunan mendapatkan waktu untuk makan siang.


Namun tidak dengan pak Mulyanto, pak Mulyanto tetap melanjutkan pekerjaannya. Melihat hal itu, bos pak Mulyanto yang sedang berada di lantai atas pun berteriak memanggil nama pak Mulyanto dan menyuruh untuk segera bergegegas meninggalkan pekerjaannya untuk makan siang. Namun pak Mulyanto tidak mendengar panggilan dari bosnya. Karna geram, bos pak Mulyanto pun melemparkan uang Rp.1000,- logam kebawah dan mengenai telinga dari pak Mulyanto.


Pak Mulyanto pun langsung bergegas mengambil uang Rp.1000,- logam yang mengenai telinganya tadi tanpa melihat siapa yang melemparnya. Untuk yang kedua kalinya bos pak Mulyanto pun melempar pak Mulyanto dengan uang Rp.100.000,- dan terjatuh tepat diahadapan pak Mulyanto. Pak Mulyanto pun merasa kegirangan karna mendapatkan uang Rp.100.000,- secara tiba-tiba.


Pak mulyanto pun kembali bergegas mengambil uang yang didapatnya dan tetap saja tidak melihat siapa yang melemparkan uang tersebut. Dan untuk yang terakhir kalinya, bos pak Mulyanto pun melemparkan sebuah batu kearah pak Mulyanto dan terkena tepat di leher pak Mulyanto dan leher pak Mulyanto pun meneteskan darah.


Karna heran, pak Mulyanto pun langsung melihat kearah atas untuk melihat siapa yang telah melemparkan batu tersebut yang mengenai lehernya hingga mengeluarkan darah. Dan ternyata yang melemparkan batu tersebut adalah bosnya sendiri yang dari tadi telah menegur pak Mulyanto hingga 3X dan pak Mulyanto pun tak menghiraukannya. Hingga akhirnya upaya yang terakhir yang dilakukan oleh bosnya pun berhasil membuat pak Mulyanto sadar bahwa bosnya telah menegurnya dari tadi tetapi pak Mulyanto tidak pernah menghiraukannya.


Pelajaran yang dapat kita ambil dari kisah pak Mulyanto yaitu kita sering melalaikan teguran-teguran dari Tuhan. Dan rezeki yang kita dapatpun kita tidak pernah sedikitpun melihat bahwa rezeki tersebut datangnya dari tuhan. Hingga pada akhirnya Tuhan memberikan musibah kepada kita, kita baru sadar dengan teguran itu.


Kita selalu saja melupakan Tuhan dan melupakan atas apa yang telah diberikan Tuhan kepada kita. Kita selalu saja melalaikan perintahnya dan selalu saja mendekati larangannya. Semoga kisah pak Mulyanto dapat menginspirasi kita untuk selalu mengingat Tuhan  kapanpun dan dimanapun kita berada dan membuat hidup kita menjadi lebih baik lagi.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.