Ads Top

Tak Selalu Membuat Sakit, Rasa Iri Rupanya Juga Bermanfaat Lho!


Rasa iri memang acapkali menimbulan rasa sakit, membuat diri kita menjadi kurang bersyukur atas apa yang telah kita perbuat dan kita miliki. Rasa iri biasanya timbul karena melihat kelebihan orang lain, ataupun melihat orang lain bahagia.


Foto : AboutIslam.net

Jika tidak diikuti rasa dengki atau berniat menyakiti orang yang kita irikan tersebut, rasa iri juga sebenarnya bermanfaat, Loh :


Mendorong Kemajuan


Foto : stock.adobe.com

Rasa iri ibarat sebuah ejekan, jika kita menyerah pada ejekan tersebut maka akan timbul rasa sedih dan rasa sakit. Tapi, jika kita tidak menyerah atas ejekan tersebut dan berusaha membuktikan bahwa kita juga bisa, membuat rasa iri berguna sebagai dorongan. Jadikan rasa iri untuk mendorong kemajuan kita. Kenapa kita harus kalah, toh, kata orang tua Dia makan nasi, dan kita makan nasi.


Menekan Kesombongan


Foto : Humairoh.com

Dengan adanya rasa iri, kita bisa menekan kesombongan di dalam diri. Menunjukkan bahwa kita belum ada apa-apanya dibanding mereka. Karena memang, Saat orang lain merasa hebat, itu artinya dia belum pernah berkumpul dengan orang hebat.


Mendekatkan diri kepada Tuhan


Foto : Kompasiana.com

Harus diakui, bahwa memang tidaklah gampang untuk menekan rasa iri. Bujukan setan yang membut menderita kadangkala tidak bisa kita atasi sendiri. Kita membutuhkan pertolongan Tuhan, dari Doa sampai menjalankan perintah-Nya. Dengan begitu, kita bisa lebih dekat dengan Tuhan.


Tidak selalu rasa iri mendatangkan rasa sakit, orang bijak berkata Apapun itu, fokus pada hal baiknya, bukan hal buruknya.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.