Ads Top

Tak Hanya Garam, Bahan Makanan Ini Juga Harus Dihindari Penderita Hipertensi



Saya sudah mengurangi konsumsi garam, mengapa hipertensi masih kambuh?


Keluhan tersebut sering sekali saya dengar dari beberapa pasien Hipertensi yang datang untuk berkonsultasi.  Mereka yang mengeluh biasanya pasien baru atau masih kurang informasi mengenai pengelolaan gizi rendah natrium. Natrium merupakan suatu unsur kimia yang memiliki sifat larut dalam air. Memang benar, garam merupakan bahan makanan utama terbanyak yang mengandung natrium dan menjadi musuh utama penderita hipertensi. Namun, banyak juga makanan yang mengandung natrium cukup tinggi yang tentunya akan membuat penderita hipertensi kewalahan.


Berikut ini adalah daftar bahan makanan selain garam yang harus dihindari penderita hipertensi (dikelompokkan berdasarkan sumbernya):


Sumber Karbohidrat



Sumber karbohidrat yang dimaksud adalah sumber karbohidrat yang telah mengalami proses lanjutan (nasi, kentang, singkong tidak termasuk). Sumber karbohidrat yang harus dihindari penderita antara lain mie, roti, pasta, bihun, biscuit dan kue-kue lainnya. Hal ini disebabkan oleh pada proses pembuatannya makanan-makanan tersebut telah di tambahkan garam dan baking powder yang juga mengandung natrium dalam jumlah cukup banyak.


Sumber Protein Hewani



Penderita hipertensi harus menghindari sumber makanan hewani berupa jerohan, susu, telur pindang dan telur asin. Selain itu makanan olahan seperti ikan asin, dendeng, abon, kornet, sarden dan ebi juga harus dihindari. Selain penggunaan garam dalam proses pengolahannya makanan-makanan tersebut juga mengandung bahan tambahan pangan berupa pengawet seperti natrium nitrit atau natrium benzoate.


Sumber Protein Nabati



Yang dimaksud adalah kacang-kacangan dalam kemasan kalengan yang telah diawetkan. Seperti kacang tanah dan kacang polong kalengan. Selain itu, keju juga harus dihindari karena penambahan garam dan pengawet didalamnya.


Sayuran



Sayuran yang harus dihindari penderita hipertensi berupa sayuran yang telah diolah lebih lanjut baik dimasak, siawetkan atau difermentasi seperti sayuran dalam kaleng, sawi asin, asinan, acar bahkan kimchi asal korea.


Buah-buahan



Seperti poin-poin sebelumnya, pada masa ini banyak makan kalengan yang beredar, tak terkecuali buah kaleng. Buah dalam kaleng menjadi salah satu bahan makanan yang dilarang untuk dikonsumsi penderita hipertensi.


Lemak



Sumber lemak seperti margarine dan mentega biasanya mengandung natrium tinggi sehingga sebaiknya penggunaan terhadap dua bahan tersebut dihindari. Penderita hipertensi dapat menggunakan minyak sayur atau memilih margarine dan mentega tanpa garam yang saat ini sudah banyak pula dipasaran jika tetap ingin menggunakannya.


Minuman



Penderita hipertensi disarankan untuk banyak mengonsumsi air putih dan tidak ada larangan dalam konsumsi teh dan kopi (selama konsumsinya dibatasi, tidak berlebihan). Namun minuman berwarna dan berasa (seperti sirup, jus dalam kemasan atau teh kemasan) serta soda dilarang keras untuk dikonsumsi karena mengandung natrium tinggi (bisa cek di label kemasannya).


Bumbu



Bumbu dapur rempah alami tidak masalah untuk digunakan dalam masakan bagi penderita. Namun saat ini banyak beredar bumbu dapur yang telah dikemas menjadi produk sachet berisi bumbu dapur yang telah diubah menjadi bubuk. Ada baiknya amati komposisi yang terdapat pada sachetnya, apabila ada tambahan garam dan bahan pengawet buatan, sebaiknya jangan digunakan. Selain itu penggunaan saus, terasi, tauco, petis bahkan kecap manis harus dihindari. Banyak penderita yang masih mengonsumsi kecap secara berlebihan karena dianggap memiliki rasa yang manis sehingga tidak mungkin mengandung natrium tinggi. Padahal dalam proses pembuatannya, kecap menggunakan banyak garam dan pengawet buatan.


Demikian beberapa bahan makanan yang harus dihindari penderita hipertensi. Jika anda memiliki anggota keluarga dengan penyakit ini ada baiknya mengedukasi mereka bahwa garam bukan satu-satunya yang harus diwaspadai. Salam Sehat!


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.