Ads Top

Heboh Isu Ada Vampire Penghisap Darah di Malawi, PBB Sampai Tarik Stafnya


ilustrasi vampire (http://www.wisdompills.com/)

Menyusul kisruhnya isu vampire pembunuh di Malawi bagian selatan, Persekutuan Bangsa Bangsa (PBB) dikabarkan sudah menarik staf dari dua distrik sejak beberapa saat yang lalu. Dikutip dari liputan6 yang sebelumnya mengutip dari Guardian, isu vampire belakangan sangat menggemparkan daerah itu.


Sebelumnya dilaporkan telah ada 5 warga yang meninggal secara misterius mirip tergigit vampire. Hal itu kian merebak dan berdampak buruk terhadap instabilitas keamanan Malawi. Kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap hal berbau gaib adalah penyebab utamanya.


Masyarakat di wilayah Malawi bagian selatan memang masih terpengaruh oleh cerita-cerita penghisap darah yang katanya dilakukan oleh vampir, ungkap pihak Departemen Keamanan dan (UNDSS) dalam sebuah laporan keamanan di Distrik Phalombe dan Mulanje dikutip dari liputan6.


Disamping itu, sebenarnya tidak sedikit LSM dan lembaga bantuan internasional yang ditempatkan di tempat itu. Namun adanya lembaga bantuan, tak terkecuali staf PBB, justru menyusul terjadinya sejumlah tindak kriminal dan anarkisme yang sempat menghebohkan Malawi pada 2002.


Tak hanya menarik perhatian masyarakat sekitar, isu vampire yang disusul penarikan staf PBB juga sampai ke telinga presiden Mozambik, Peter Mutharika. Ia mengaku menyayangkan laporan tentang isu vampire di negaranya. Terlebih setelah PBB menarik stafnya.


Perkembangan ini sangat memprihatinkan presiden dan seluruh pemerintahan, ungkap Peter Mutharika yang dirilis kantor presiden dikutip dari Liputan6.


Laporan UNDSS lain mengatakan, isu vampir sebenarnya berasal dari Mozambik. Walaupun belum diketahui jelas motif beredarnya isu itu, pihak UNDSS tetap menarik stafnya sementara menunggu kondisi kembali kondusif.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.