Ads Top

Berita Hoax Ini Bikin Geram Pembantu Presiden Jokowi


Berita hoax masih marak disebarkan, terutama di media sosial. Dan, ada salah satu berita hoax yang benar-benar bikin geram salah satu pembantu Presiden Jokowi. Pembantu presiden itu tak lain Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.


Ya beberapa waktu lalu Mendagri Tjahjo Kumolo dibuat geram dengan munculnya berita hoax tentang dirinya. Berita hoax yang bikin geram Menteri Tjahjo  itu menyatakan, bahwa Mendagri menuding mantan Menteri Pendidikan Anies Baswedan akan menegakan pemerintahan syariat Islam atau dalam kata lain anti Pancasila.


Memang, sebelumnya, Menteri Tjahjo sempat melempar informasi bahwa ada mantan Menteri yang terang-terangan anti Pancasila. Mantan menteri itu menurut Tjahjo saat ini jadi komisaris di sebuah BUMN.  Karena itu ia tak habis pikir kenapa tiba-tiba ada konfirmasi dia menuding mantan Menteri Pendidikan Anies Baswedan akan tegakan syariat Islam.


Pemberitaan bersifat fitnah dan mengandung unsur adu domba kembali muncul dikaitkan dengan saya, Mendagri, kata Tjahjo, di Jakarta, kemarin.


Sumber foto: kompas.com

Tjahjo minta semua pihak tidak terprovokasi dengan berita menyesatkan yang mengkaitkan dirinya. Ia sama sekali tidak pernah mengatakan, seperti yang ditulis sebuah situs yang beritanya kemudian di sebar di media sosial.


Kali ini isi berita hoax berasal dari laman Tribunhot.com. Waspadai berita vital dan fitnah. Ini mau adu domba saya dengan gubernur DKI terpilih Anies Baswedan. Pemberitaan ini jelas sekali bersifat fitnah, adu domba dan jelas-jelas hoax, kata Tjahjo.


Ia minta yang baca atau mendapat berita itu tidak pengaruh.  Apalagi berita itu datang dari sumber atau situs yang tidak jelas alias media abal-abal. Tujuannya jelas, ingin buat gaduh. Dan ingin mengadu domba. Jangan langsung asal percaya dan lalu menyebarluaskan informasi tersebut, kata Tjahjo.


Berita hoax yang dimaksud Menteri Tjahjo memang beredar di Facebook. Bahkan banyak yang menyebarkannya. Berita hoax itu berasal dari situs Tribunhot.com yang memuat berita berjudul, Mendagri Sebut Anies Baswedan Ingin Ganti Pancasila jadi Syariat Islam. Berita tersebut ditampilkan mirip tampilan sebuah berita di situs berita pada umumnya. Bahkan dilengkapi dengan foto Menkopolhukam, Mendagri, Menteri Hukum dan HAM serta Kapolri.


Kata Tjahjo, pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap para penyebar ujaran kebencian dan penebar hoax. Situs penyebar berita hoax bakal dilacak Badan Intelijen Negara (BIN).
Berita itu mengadu domba saja, dan sudah dilacak BIN akunnya, katanya.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.