Ads Top

5 Fakta Mengerikan Seputar Pesta Seks Gay di Jalan Kelapa Gading


Sumber Google Image


Polisi berhasil mengungkapkan kasus pesta seks yang digelar oleh kaum gay pada minggu 21 Mei 2017. Kasus ini tergolong tindakan pornografi yang berlangsung di ruko Kokan Permata, Blok B 15-16 di Jalan Kelapa Gading, Jakarta Utara.


Pemilik ruko ini adalah PT Atlantis Jaya, dengan izin usaha berupa pusat kebugaran. Namun dalam kenyataannya usaha Atlatis menyimpang dari izinnya, menggunakan rukonya untuk bisnis prostitusi bagi kaum gay.


Pengungkapan kasus ini menghebohkan masyarakatIndonesia, berikut beberapa fakta-fakta seputar pesta gay yang kami kumpulkan dari berbagai sumber ;


1. Pesta Seks dengan jumlah peserta terbanyak.


Polres Jakarta Utara mengamankan sejumlah 141 orang pria yang diduga mengikuti pesta homoseksual di jalan Kelapa Gading. Dari jumlah 141 orang pria, 135 orang pria berperan aktif dalam pesta tersebut, 6 orang pria lain berperan sebagai pengelola ruko, pemilik, security dan kasir.


Dengan diikuti oleh 135 peserta, maka pesta homoseks tersebut terhitung memiliki peserta terbanyak seluruh Indonesia. Sebelumnya pesta serupa di hotel yang berlokasi di Jalan Diponegoro, surabaya, hanya diikuti oleh 14 orang pria. Pada hari Minggu (30/4/2017) dini hari.


2.  Atlantis favorit bagi para Warga Asing


Hal ini diungkapkan Johanes Paulo, seorang mahasiswa asal Filipina yang sedang menempuh pendidikan magister jurusan olah raga di salah satu perguruan tinggi di Jakarta.


Menurut Johanes sudah banyak temannya yang berasal dari luar negeri atau warga Indonesia yang mengenal Atlantis.


3. Kasus Pornografi yang Mendapat Sorotan Media Asing


The Guardian dan BBC kedua media asing dari negara Inggris dan ABC News media dari negara Australia ikut menyoroti kasus pornografi ini.


Mereka menyebut otoritas Indonesia menindas kalangan lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Padahal, penindakan itu jelas dilakukan karena pesta seks tersebut melanggar Undang-Undang (UU) pasal 44 tahun 2008 tentang pornografi, seperti dilansir dari www.presreader.com pada tanggal 23/5/2017.


4. FPI pernah menggerebek Atlantis


Seperti yang kami cuplik dari media Kompas.com pada tanggal 22/5/2017, Ruko yang diduga menjadi tempat pesta seks kaum homoseksual Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pernah digeruduk oleh ormas Front Pembela Islam (FPI), sekitar lima bulan yang lalu.


Akibat pengerudukan itu pusat kebugaran Atlantis sempat tutup selama 10 hari, kemudian buka lagi.


5. Atlatis berada di tanah milik TNI AL


Induk Koperasi TNI AL (Inkopal) Kelapa Gading sebagai pemilik tanah tidak mengetahui bahwa salah satu rukonya digunakan untuk lokasi bisnis prostitusi.


Demikian fakta-fakta mengerikan yang mengiringi kasus pornografi di Jalan Kelapa Gading. Fakta-fakta inilah yang sedikit banyak ikut mendukung kehebohan pengungkapan kasus pornografi.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.