Ads Top

Benarkah Mimpi Memiliki Asosiasi dengan Pekerjaan Setan


Ivan the Terrible and the souls of his victums by M.P.Klodt

Jika kita melihatnya dari dua sisi ilmu religi dan psikologi, tentu kita akan menemukan dua jawaban yang sangat berbeda. Hal ini dikarenakan kepercayaan orang jaman dulu dalam memandang arti mimpi, dimana mereka mengasosiasikan kejadian mimpi yang aneh dan seram dengan pekerjaan setan.


Maeve Ennis dan Jennifer Parker dalam buku mereka berjudul Mimpi mengutip hal ini Saint Jerome mengatakan bahwa menginterpretasikan mimpi mirip dengan ilmu sihir dan selama 2 abad hal ini tidak diperbolehkan dalam gereja Kristen


Namun mereka juga mengutip hal lain, bahwa semenjak Sigmund Freud menulis buku berjudul The Interpretation of Dreams, dimana sang ilmuwan memberi penerangan bahwa mimpi adalah kejadian yang berhubungan erat dengan faktor psikologi, bukanlah paranormal. Semenjak itu, banyak orang mulai tidak takut terhadap interpretasi mimpi.


Bagaimanpun juga, kepercayaan setiap orang adalah berbeda. Sampai sekarang, kita pasti masih menemukan beberapa orang yang percaya tentang asosiasi mimpi dengan hal-hal spiritual. Bahkan di setiap agama juga memiliki pandangan tertentu terhadap interpretasi mimpi. Contohnya dalam agama Islam, mimpi erat kaitannya dengan dua hal, yaitu Tuhan dan Setan. Agama Islam percaya bahwa setiap mimpi buruk adalah kiriman setan, sedangkan mimpi baik adalah pesan tersembunyi dari sang pencipta.


Pada akhirnya, setiap orang akan menjalani hidup sesuai dengan kepercayaannya masing-masing. Demikian juga dengan interpretasi mimpi, bahwa sesungguhnya simbol-simbol yang terdapat di dalam mimpi berhubungan dengan alam bawah sadar manusia. Hanya yang bersangkutan yang dapat mengartikan mimpinya, apakah termasuk dalam faktor pekerjaan setan, ataukah hanya psikologisnya?


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.