Ads Top

Ubah Nama Biar Tak Terdengar Jadul, Tugas Badan Siber Semakin Berat


Seiring perkembangan zaman, Lebaga Sandi Negara (Lemsaneg) kini telah bertransformasi menjadi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Hal ini pun dinilai wajar.


Kalau bahasa saya, sandi itu kan bahasa zaman dahulu, kalau bahasa zaman sekarang itu siber. Nah kalau lembaga sandi bertaransformasi ke lembaga siber itu memang sudah sewajarnya, kata Kepala BSSN Mayjen TNI Djoko Setiadi usai dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2017), seperti dikutip Okezone.com.



Meski nama lembaganya berubah, tapi tak ada struktur yang berubah dari BSSN. Hanya saja, kini BSSN memiliki wakil kepala BSSN dan empat orang Deputi yang sebelumnya hanya tiga Deputi.


Dan kita segera beres-beres menata organisasi ini sehingga saya perkirakan di pertengahan bulan ini sudah mulai bekerja, ujarnya.


Meski tak ada struktur yang berubah, namun tugas BSSN akan semakin berat ketimbang dulu. Presiden Jokowi pun telah meminta BSSN agar dapat menjangkai sampai mengamankan WNI di dunia siber.



Tentunya tugas kita semakin besar, tanggungjawab kita semakin besar arahan Bapak Presiden, kita harus mampu menjangkau sampai pengamanan warga Republik Indonesia. Ini yang harus kita laksanakan, jelasnya.


Djoko menegaskan, BSSN akan menjangkau seluruh kegiatan siber sampai ke tingkat nasiolan. Sebelumnya, Lemsaneg juga telah bekerja dalam siber space selama sepuluh tahun.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.