Ads Top

Mengerikan, Wanita Datang Bulan di Desa Ini Mendapat Perlakuan Aneh


wanita diasingkan 1

Menstruasi atau lebih dikenal dengan sebutan PMS, adalah siklus reguler yang dialami oleh kaum hawa kurang lebih selama 5-7 hari bagi wanita normal.


Beberapa suku di Indonesia, menstruasi dipandang tidak layak untuk diperbincangkan secara publik karena terkait norma dan adat-istiadat serta budaya.


Namun berbeda dengan sebuah suku di Nepal, wanita harus mendapatkan perlakuan berbeda ketika mengalami masa menstruasi. Seperti dilansir dari nextshark.com (13/07/2017) perempuan yang belum menikah dan masih muda (akil balik) akan diasingkan di sebuah gubuk sempit. Suku tersebut menganggap masa menstruasi adalah kotor.


wanita diasingkan

Ritual aneh ini telah ditangani oleh pemerintah, larangan pun sudah dibuat untuk mengantisipasi bahaya yang mengancam kaum perempuan muda suku Nepal ini. Namun meski demikian, para tetua adat masih saja menjalankannya.


Ritual aneh untuk kaum perempuan di masa menstruasi ini juga telah banyak dibahas oleh media-media internasional. Bukan karena dianggap unik namun terkait kejadian yang mengakibatkan beberapa gadis harus meninggal usai jalani ritual.


Nasib Tulasi Shaki tak jauh berbeda dengan wanita-wanita lainnya yang lahir di tengah suku tersebut. Namun malang, ia ditemukan sekarat karena ketika berada di gubuk kecil, seekor ular berbisa justru menyerang Tulasi sebanyak dua kali.


Nyawa Tulasi Skahi tak dapat ditolong lagi karena jarak tempuh antara tempat pengasingan ke pusat kota di mana rumah sakit berada tergolong jauh, setidaknya membutuhkan 3 jam perjalanan.


Pemerintah setempat terus berusaha mengubah paradigma dan berharap kebiasaan berupa ritual pengasingan perempuan yang tengah menstruasi ini dapat dihentikan segera.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.