Ads Top

Media Ternama Inggris Sorot Hadiah Besar untuk Atlet Indonesia di Asian Games 2018

INDOSPORT.COM - Bonus untuk para atlet Indonesia yang meraih medali di Asian Games 2018 memang sangat 'mewah'. Dengan uang ratusan juta bahkan miliaran rupiah, jaminan kerja menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), hingga rumah siap menanti para peraih medali emas, perak, ataupun perunggu.

Hal ini sejatinya menjadi sebuah iming-iming bagi atlet Indonesia untuk berusaha maksimal di pesta olahraga terbesar Asia ini, Asian Games 2018. Akan tetapi, bonus besar nan mewah ini justru menarik perhatian salah satu media ternama asal Inggris, BBC.

Dalam artikel yang dimuatnya, BBC membahas seberapa banyak hadiah yang akan didapatkan oleh seorang atlet, apabila berhasil meraih medali emas.

Mulai dari hadiah Rp 1,5 milliar bagi atlet yang meraih medali emas secara individu, hingga bekerja sebagai PNS dan rumah siap diberikan untuk para atlet. 

Menurut BBC hal ini, sudah menjadi tradisi turun menurun dalam meraih prestasi di kancah internasional.

Grafik hadiah untuk atlet Indonesia di Asian Games 2018

Namun, BBC turut meragukan cairnya bonus Asian Games 2018 akan berjalan lancar. Berkaca dari kejadian Kevin Sukamuljo dan Marcus Gideon kala memenangkan All England Champions, pemerintah telat memberikan hadiah. 

Untuk hadiahnya sendiri, Menpora Imam Nahrawi sebelumnya memang telah mengatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan, menganggarkan, dan mendata siapa saja yang akan meraih hadiah dari prestasinya di Asian Games 2018.

"Pemerintah sudah menyiapkan, menganggarkan, dan mendata peraih emas untuk single dapat Rp1,5 miliar, sedangkan double masing-masing Rp1 miliar," ungkap Imam.

Imam pun turut menjelaskan bahwa bagi para peraih emas beregu, masing-masing dari mereka akan mendapatkan Rp800-900 juta.

Sedangkan bagi pelatih dan asisten pelatih sendiri, Imam mengungkapkan sudah ada bonus yang anggarannya jauh lebih besar dari Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan.

"Bonus kepada pelatih dan asisten pelatih dan perak dan perunggu yang anggarannya pasti jauh lebih besar dari yang di Incheon kemarin," katanya lagi.

Penulis: Bagas Rahadian

Powered by Blogger.