Ads Top

Cerita Seorang Anak Kecil yang Menunggu Datangnya Mukjizat Tuhan


Namanya, Aaron Sweney. Saat saya baca kisahnya, ia masih berusia tiga tahun. Masih anak kecil. Wajahnya nampak riang. Lucu. Dan menggemaskan. Kisahnya saya baca dari sebuah majalah terbitan tahun 2013. Mungkin, jika sekarang, ia sudah jadi anak yang mau baru gede.  Sudah berusia 7 tahunan.


Tapi dibalik wajahnya yang lucu, ada kisah getir yang harus dialami Aaron. Ia menderita penyakit langka, yang hingga kini membuat para dokter bingung bagaimana mengatasinya. Karena penyakitnya itu, Aaron pernah mengalami mati sampai beberapa kali.


Sumber foto: Tribunnews.com

Aaron sudah lima kali mengalami kematian, dimana jantungnya berhenti berdetak selama 7 menit. Begitulah, ketika penyakitnya itu kambuh. Itu terjadi, selama satu tahun. Jadi dalam rentang satu tahun, sudah lima kali Aaron meninggal. Tapi ajaib, setelah itu jantung kembali berdenyut. Itu pun, karena Aaron harus terus memakai alat Defibrilator yang selalu melekat di kulitnya. Alat itu yang membantu Aaron, menghidupkan kembali jantungnya yang berhenti berdetak sesaat.


Saya, tak bisa bayangkan, seumur hidup, Aaron harus memakai alat itu. Seumur hidup pula, ia terus dihantui kematian yang bisa datang tiba-tiba. Sementara para dokter, baru bisa sebatas membantu dengan alat itu. Belum bisa mengobatinya. Mungkin yang ditunggu Aaron, adalah datangnya mukjizat Tuhan. Bagi orang tuanya tentu ini jadi cobaan yang maha berat.


Melihat fotonya, betapa lucunya dia. Tapi, ia harus menanggung dera penyakit berat sejak dari kecil. Penyakit langka yang selalu membuatnya berhadapan setiap saat dengan kematian. Saya pun terbayang wajah anak saya, yang sekarang berusia empat tahun.


Anak saya tak seperti dia. Tentu, saya harus banyak bersyukur kepada Tuhan. Saya pun hanya bisa berdoa, semoga mukjizat Tuhan itu datang padanya.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.