Ads Top

Beginilah Kisah Saat Aidit Ditertawakan dalam Rapat Menteri


Ada sebuah ulasan menarik yang ditulis Kompasianer, Asep Imaduddin AR di Kompasiana.com (5/9/2013).Ulasan menarik itu tentang sepenggal kisah DN Aidit. Tentu, siapa pun tahu, siapa itu Aidit.


Apalagi sekarang ini, di bulan September. Nama Aidit, kembali diperbincangkan publik, setelah Pangloma TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo memerintahkan institusi TNI kembali memutar film Pengkhianatan G30S/PKI. Bahkan mengajak warga nobar film itu. Di film itu, sosok Aidit kembali dihidupkan.


Sumber foto: Sindonews.com

Aidit, yang bernama lengkap Dipa Nusantara Aidit, tak lain adalah Ketua Umum PKI. Atau dalam kata lain, dia adalah orang nomor satu dari partai yang sekarang dilarang tersebut. PKI sendiri adalah partai yang disebut sebagai dalang dalam gerakan 30 September 1965 yang menewaskan enam jenderal TNI-AD dan satu perwira pertama.


Aidit sendiri, setelah gagalnya gerakan 30 September sempat kabur dari Jakarta. Tapi kemudian tertangkap di Solo. Selanjutnya dibawa tentara ke Boyolali. Di sana, dia dieksekusi.


Kembali ke kisah Aidit. Kompasianer, Asep Imaduddin AR mengutip buku, Berangkat dari Pesantren karya KH Saifuddin Zuhri, mengisahkan cerita saat Aidit bersikap kurang ajar kepada Menteri Agama yang saat itu dijabat KH Saifuddin Zuhri.


Saat itu, tengah digelar rapat di kantor DPA, membahas bagaimana caranya membasmi hama tikus yang sedang mewabah. Presiden Soekarno dalam rapat itu. Aidit sendiri dalam rapat duduk bersebelahan dengan KH Saifuddin Zuhri.


Dalam rapat itu, seperti diceritakan KH Saifuddin Zuhri dalam bukunya, Aidit melontarkan pertanyaan nyinyir yang ditujukan pada sang kyai. Pertanyaan yang juga nadanya menghina Islam.


Saudara ketua, baiklah kiranya ditanyakan kepada Menteri Agama yang duduk di sebelah kanan saya ini, bagaimana hukumnya menurut agama Islam memakan daging tikus?begitulah pertanyaan nyinyir DN Aidit dalam rapat, seperti ditulis Asep Imaduddin AR di Kompasiana.com. Jelas, pertanyaan itu menyerang Menteri Agama, KH Saifuddin Zuhri.


Lalu seperti apa jawaban KH Saifuddin Zuhri terhadap pertanyaan Aidit? Jawabannya tak kalah menohok. Membuat Aidit langsung bungkam. Bahkan jadi bahan tertawaan peserta rapat. Termasuk di tertawakan Presiden Soekarno.


Saudara ketua, tolong beritahukan kepada si penanya di sebelah kiriku ini bahwa aku ini sedang berjuang agar rakyat mampu makan ayam goreng, karena itu jangan dibelokkan untuk makan daging tikus! Itulah jawaban menohok KH Saifuddin Zuhri yang langsung membuat Aidit bungkam.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.