Ads Top

Beginilah Kisah Menteri yang Menyetrika Bajunya Sendiri


Bagi orang kaya, mengerjakan pekerjaan rumah tangga tak perlu dilakukan sendiri. Cukup memberi gaji pembantu, semua pekerjaan rumah tangga diambil alih. Mulai dari membersihkan rumah, mencuci, menyetrika dan tetek bengek pekerjaan rumah lainnya diambil alih pembantu.


Sumber foto: klikcara.com

Jadi jarang ada cerita orang kaya mencuci, apalagi menyetrika pakaiannya sendiri. Paling banter, menyerahkan ke jasa laundry. Mungkin hanya di sinetron ada orang kaya yang mau susah payah mengerjakan pekerjaan rumah tangganya.


Ternyata ada orang penting yang masih mau mengerjakan pekerjaan yang biasa dikerjakan babu. Dan, ini bukan dongeng, atau cerita di sinetron. Tapi kisah nyata alias true story. Orang penting yang masih mau mengerjakan pekerjaan yang biasa dikerjakan pembantu itu tak lain adalah Tjahjo Kumolo.


Sumber foto: Humas Kemendagri

Dia, tentu bukan orang sembarangan. Ia orang penting di republik ini. Jabatannya prestisius sebagai Menteri Dalam Negeri, salah satu menteri penting di pemerintahan. Saat mengobrol santai dengan para wartawan, Menteri Tjahjo banyak bercerita tentang kesehariannya. Salah satu yang ia ceritakan tentang hobinya menyetrika baju sendiri. Ya, menyetrika.


Sumber foto: liputan6.com

Bayangkan, seorang menteri masih mau menyetrika bajunya sendiri. Dan katanya, ia sudah terbiasa melakukan itu. Padahal, sebagai seorang menteri, banyak fasilitas serta keistimewaan yang dimiliki. Dia punya ajudan. Pastinya, punya pula para pembantu rumah tangga di rumahnya.


Tapi kata Tjahjo, karena sudah terbiasa, ia tak merasa luar biasa mengerjakan pekerjaan yang kerap dilakukan pembantu rumah tangga. Sampai sekarang, saat sudah jadi menteri, ia biasa menyetrika pakaiannya sendiri. Pun pakaian yang hendak ia kenakan ke acara penting.


Katanya, bukannya ia tak mau pembantunya mengerjakan itu. Tapi ia mengaku, kerap tak puas, karena hasil setrikaan pembantunya kurang rapi. Ia lebih puas dan nyaman, bila sudah menyetrika bajunya sendiri. Wah, salut Pak.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.