Ads Top

Anak Presiden Indonesia Dilaporkan dengan Tuduhan Penistaan Agama


https://m.youtube.com/watch?v=zHcbkeDgZ98

Putra bungsu Presiden Jokowi yaitu Kaesang Pangarep diduga dilaporkan ke polisi atas tuduhan menyebar ujaran kebencian dan penodaan agama. Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan penyidik bakal memanggil saksi ahli menyelidiki pelaporan terhadap Kaesang.


Tito mengatakan, penyelidikan kasus akan dilakukan Polda Metro Jaya. Ia pun mengaku belum tahu siapa sosok Kaesang yang dilaporkan. Sebab, dalam laporan pendahuluan hanya tercantum nama Kaesang. Saya belum tahu. Hanya di laporannya tulisan Kaesang, tidak menyebutkan siapa. Kita harus dengar keterangan orang yang melapor, ucap Tito di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu 5 Juli 2017 untuk mengantar Presiden Joko Widodo yang hendak melakukan kunjungan ke Turki dan Jerman.


https://m.youtube.com/watch?v=zHcbkeDgZ98

Kita akan dengar keterangan saksi. Kemudian bukan saksi yang melapor, nanti kita undang beberapa saksi ahli dan kita akan putuskan segera, ujar Tito. Pelapor sendiri bernama Muhammad Hidayat melaporkan Kaesang ke Polres Kota Bekasi, pada 2 Juli 2017. Laporannya telah terdaftar dengan nomor LP/1049/K/VI/2017/Restro Bekasi Kota.


Berdasarkan informasi yang beredar di dunia maya, laporan tersebut berdasarkan vlog berjudul #BapakMintaProyek yang diunggah Kaesang pada 27 Mei 2017. Beberapa potongan kata yang terdapat pada laporan merujuk pada kalimat yang diucap kaesang melalui video yang diunggah di chanel pribadi Kaesang tersebut.


Dalam video itu Kaesang awalnya membahas soal permintaan proyek kepada sang ayah. Video itu menyindir mereka yang memanfaatkan jabatan orang tua untuk mendapatkan keuntungan. Selain itu, Kesang juga mempersoalkan seberapa buruknya generasi muda Indonesia di masa mendatang. Kaesang memasukkan video berisi ujaran bunuh si Ahok sekarang juga. Diketahui bahwa si Ahok telah terkena kasus penistaan agama. Lantas Kaesang mempertanyakan mengapa anak kecil sudah belajar menyebarkan ujaran kebencian.


https://m.youtube.com/watch?v=zHcbkeDgZ98

Bukan saling menjelek-jelekkan, mengadu domba, atau mengkafir-kafirkan orang lain. Apalagi ada kemarin yang enggak mau mensalatkan padahal sesama muslim karena cuma perbedaan dalam memilih pemimpin. Apaan coba? Dasar ***** (kata ndeso sengaja disensor Kaesang). Kita itu Indonesia, kita itu hidup dalam perbedaan. Salam kecebong! tutup Kaesang sekaligus mengakhiri videonya tersebut.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.