Ads Top

Wah, 5 Penyakit Ini Diduga Berasal dari Luar Angkasa


Banyak penyakit yang kita kenal dan sempat mewabah. Ada pula yang muncul scara tiba-tiba atau memiliki kemampuan yang berpotensi mengancam kehidupan umat manusia.


5 penyakit berikut ini diduga berasal atau dipengaruhi oleh kekuatan di luar Bumi.


1. SARS


121008034234-hong-kong-sars-story-top

Pada tahun 2002, virus SARS muncul pertama kali di Cina. Dalam waktu singkat penyakit gangguan pernafasan ini kemudian menyebar ke seluruh dunia.


Para ilmuwan di Englands Cardiff Centre untuk bidang Astrobiologi curiga kemunculannya yang tiba-tiba dikarenakan virus SARS dibawa bersama debu luar angkasa yang menembus atmosfer dan jatuh di kawasan timur Himalaya, wilayah dimana stratosfer sangat tipis.


Virus itu kemudian menginfeksi warga lokal dan menyebar dari sana.


2. Sapi Gila


bovine-spongiform-2

Penyakti sapi gila atau bovine spongiform encephalopathy adalah penyakit mematikan yang sering membuat bisnis sapi bangkrut. Penyakit ini juga bisa menular ke manusia.


Mikroorganisme yang disebut prion adalah penyebab infeksi ini, dan peneliti di India mengatakan bahwa mikroba yang menyerang otak ini bisa jadi datang dari komet yang pernah melewati Bumi.


Debu-debu kosmik pernah diteliti dan ditemukan didalamnya mengandung struktur kimiawi yang sangat mirip dengan prion dan mikroorganisme lainnya.


3. Salmonella Mutan


salmonella3

Tahun 2006, misi space shuttle STS-115 melakukan eksperimen menumbuhkan bakteri Salmonella diluar angkasa untuk mengamati perkembangannya.


Para astronot terkejut ketika bakteri itu menunjukkan mutasi drastis dalam 167 gen dengan perubahan produksi terhadap 73 protein. Ketika dites pada tikus percobaan, kuman mutan ini ternyata lebih mematikan meski dalam jumlah lebih sedikit dari yang ada di Bumi.


4. Ebola


Cynthia Goldsmith This colorized transmission electron micrograph (TEM) revealed some of the ultrastructural morphology displayed by an Ebola virus virion. See PHIL 1832 for a black and white version of this image. Where is Ebola virus found in nature?The exact origin, locations, and natural habitat (known as the "natural reservoir") of Ebola virus remain unknown. However, on the basis of available evidence and the nature of similar viruses, researchers believe that the virus is zoonotic (animal-borne) and is normally maintained in an animal host that is native to the African continent. A similar host is probably associated with Ebola-Reston which was isolated from infected cynomolgous monkeys that were imported to the United States and Italy from the Philippines. The virus is not known to be native to other continents, such as North America.

Penyakit ini adalah salah satu yang terburuk dalam sejarah manusia, terutama ketika terjadinya wabah tahun 2014 lalu. Menyebabkan rasa sakit yang luarbiasa dan pendarahan berat hingga berujung kematian.


Ashley Dale dari Universitas Bristol memiliki teori bahwa jutaan tahun lalu, dia memperkirakan virus Ebola tiba di bumi bersama ledakan meteor. Karena organisme mikroskopis seperti Ebola telah terbukti dapat bertahan hidup di ruang hampa udara di luar angkasa.


5. Zika


ALT TAG

Virus Zika tidak hanya menyebabkan kerusakan pada janin, tapi juga bisa bermutasi dengan menyerap DNA asing.


Menurut peneliti Universitas Buckingham, penjelasan paling masuk akal untuk kemampuan virus ini dalam beradaptasi secara acak adalah penyerapan DNA mikroba alien.


Mikorba asing selalu terbawa ke Bumi bersama sampah-sampah luar angkasa. Para peneliti menduga virus Zika menggunakan gen ekstraterrestrial untuk memperkuat dirinya. Jika tidak dikendalikan, virus ini bisa mengancam seluruh umat manusia.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.