Ads Top

Musim Hujan, Waspada 3 Penyakit Fatal Ini


hujan

Musim hujan merupakan salah satu bagian perubahan musim yang paling wajib di waspadai. cuaca dingin dan Hujan bukan saja dapat memperlambat gerakan aktivitas yang dilakukan, namun sangat perlu dipahami bahwa musim hujan dapat menjadi dampak utama sumber pemicu sakit atau terserang penyakit. Mengapa demikian? hal ini dapat dikatakan seperti itu karena air hujan yang turun dari belahan muka bumi ini akan menyatu dengan genangan air yang dari tanah, tanah tersebut merupakan rumah atau lokasi pertumbuhan sebuah mikroorganisme yang berbahaya. adanya mikroorganisme itu bisa kemudian berakibat fatal dan mematikan.


Penyakit mudah menggorogoti dalam tubuh manusia ketika sedang kehujanan, hal yang diyakini dapat mengacu pada kalor dan suhu dingin dalam tubuh yang tidak seimbang. suhu kalor (panas) dalam tubuh akan menipis demi sedikit saat kondisi tubuh kedinginan (terkena hujan) sehingga antibodi sebagai agen perlindungan dan perlawanan tubuh dari agen asing dari luar akan terganggu dan tidak dapat melakukan tugasnya dengan baik. otomatis mikroorganisme sejenis bakteri, kappang, bahkan virus sangat mudah menembus pori-pori kulit atau sistem sirkulasi eskresi lainnya.


penyakit tersebut dapat sangat berakibat fatal apabila tidak dilakukan penanganan yang serius juga tidak efisien dan cepat. sehingga sangatlah wajib untuk melindungi mawas diri untuk terus menjaga diri. adapun 3 jenis penyakit yang mungkin dapat dikatakan berbahaya akibat musim hujan. perlu diketahui agar dapat dicegah dan diwaspadai.


3 penyakit tersebut adalah:


1.Tifus (Thypoid Fever)


thypus.com

Tifus atau biasa disebut dengan thypoid fever merupakan sebuah penyakit yang ditandai dengan gejala suhu tubuh yang panas dengan tekanan tinggi (demam) biasanya sekitar 39-40 derajat celcius. Penyakit tifus ini diakibatkan oleh keluarga mikroorganisme bernama Bakteri dengan sebutan Salmonella typhi. bakteri S. Typhi ini masuk melalui saluran pencernaan dari mulut, kerongkongan, esofagus, lambung, usus besar dan usus kecil. kuman dari bakteri ini melakukan proses regenerasi sel (perbanyakan sel dengan melalui muntah dan kotoran para penderita yang terbawa pada kaki lalat, kemudian dapat mengkontaminasi pada berbagai makanan yang siap di santap.


Kuman tersebut masuk di usus akan menyebabkan menjadi demam, sehingga disebut sebagai demam tifus. bagi penderita demam ini harusnya segera menjalani pengobatan yang serius dan istirahat yang banyak, sekitar 7-14 hari bahkan bulan untuk membantu agar proses pemulihan dengan cepat dan tidak kambuh kembali. Jika dibiarkan tanpa pongobatan yang serius dapat berakibat fatal dengan kehilangan nyawa.


Mencegah agar tidak terjangkit penyakit ini adalah solusi yang terbaik. pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga dan mengatur pola makan yang bersih, pola hidup yang bersih dan mawas diri untuk menjaga dari berbagai faktor-faktor yang dapat menyebabkan bakteri Salmonella typhi akan tumbuh dan berkontaminasi dengan baik.


2. Leptospirosis


emaratyah.ae

Leptospirosis merupakan Penyakit ini disebabkan bakteri Leptospira sp yang dapat melakukan penyebaran lewat urine tikus dan sekelompok hewan terna seperti sapi, anjing, kerbau, dll. Penyakit ini menyebabkan kulit penderita menjadi kekuningan dan mukosa mulut akan mengering. Pada beberapa kasus yang ditemukan penderita penyakit ini disertai dengan komplikasi diare atau konstipasi.


Penyakit ini mencapai puncaknya saat musim hujan atau banjir telah tiba. Bakteri Leptospira sp dalam urine hewan tersebut dapat menyebar lewat air dan masuk ke tubuh melalui kulit atau selaput lendir.Kemudian terjadiregeberasi sel bakteri sehingga dapat melakukan penyebaran ke berbagai jaringan tubuh, terutama organ eskresi khusus yaitu ginjal dan hati.


Dalam melakukan diagnosis leptospirosis, beberapa hal yang perlu diperhatikan atau catatan merah adalah riwayat penyakit, gejala klinis, dan diagnosis penunjang terjadinya penyakit. Diagnosis penunjang dapat dilakukan tes dengan mengambil air urine atau sampel darah pasien. Jika hasil menunjukkan positif leptospirosis, penderita dapat di obati dengan diberikannya antibiotik agar segera melakukan pembasmian bakteri tersebut.


3. Demam berdarah (DBD)


detikhealth

Demam berdarah tidak di akibatkan dari kedua penyakit diatas yaitu bakteri tapi disebabkan oleh kawan bakteri atau bahkan saudara kandung bakteri yaitu virus dengue yang terdiri atas empat strain. Jika ingin mengatasi serangan virus dengue ini , penderita DBD harus meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi asupan bergizi dan beberapa vitamin penguatan daya tahan tubuh. Virus dengue berasal dari hewan nyamuk Aedes aegypti yang berkembang biak di air jernih tergenang. Air jernih tergenang banyak ditemukan saat musim hujan dan kondisi cuaca dingin dan lembab.


nah itulah 3 jenis penyakit yang sangat berbahaya saat musim hujan. mari mawas diri menjaga diri untuk selalu menerapkan pola hidup sehat dan tetap membantu sistem imun tubuh untuk terus fit dan melakukan tugasnya dengan baik yang terbantukan dengan mengkonsumsi berbagai vitamin atau suplemen daya tahan tubuh yang aman dan teratur.


Cintai tubuh kita, jangan biarkan tersiksa karena penyakit apalagi akibat musim hujan.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.