Ads Top

Jadi PSK Untuk Bayar Hutang, yang Dialami Wanita Ini Sangat Mengejutkan


pamela-lim2


Kadang, Tuhan memiliki rencana yang sama sekali tak kita duga. Menginjak usia 29 tahun, seorang wanita bernama Pamela Lim belum memiliki pekerjaan, rumah, dan harus menanggung hutang senilai USD 500 ribu.


Merasa putus asa karena tak memiliki siapa siapa, ia mencoba terjun di dunia prostitusi untuk bisa keluar dari cobaan yang tengah ia alami. Namun, hidup Pamela kini jauh berubah. Ia membagikan kisah hidupnya melalui AsiaOne.


Pada tahun 2004 ketika bisnis event manajement yang ia gagas gagal, ia harus menanggung hutang setengah juta dollar. Karena ingin segera melunasi hutang tersebut, ia akhirnya menerima bujuk rayu seorang teman yang bisnisnya tak jelas.


pamela-lim3


Ujung ujungnya uangnya habis dan tak memiliki keuntungan. Selain itu, ia juga sering mendapat perlakuan tak enak dari bosnya hingga akhirnya ia berhenti bekerja. Utang Pamela terus membengkak. Ia bahkan sempat mencuri perhiasan milik ibunya.


Akibat tindakan itu, kakak Pamela merasa murka dan mengusir Pamela dari rumah. Merasa putus asa, Pamela akhirnya terjun ke dunia untuk melayani para pria hidung belang. Ia pernah mendapat pengalaman kurang enak ketika ada klien yang meminta dilayani tanpa alat kontrasepsi.


Akibatnya, Pamela tertular penyakit gonnorhea. Namun untung, nasib baik menghampirinya, ia bertemu Eric, pelanggan yang kini menjadi suaminya. Menurutnya, Eric sama sekali tak mempermasalahkan pekerjaan Pamela.


Eric memang pelanggan yang paling sering memesan Pamela. Tak hanya seks, Eric bahkan membawakan makanan, mengantar ke dokter, dan membuat Pamela merasa nyaman. Ia begitu mencintai Pamela. Keduanya pun memutuskan untuk menikah.


pamela-lim4


Tanpa pesta mewah, digelar sederhana, dan dengan sajian sederhana mereka pun mengikat janji suci. Wanita berusia 43 tahun ini sekarang tengah menjalankan bisnis digital marketing. Utangnya sedikit demi sedikit sudah ia lunasi.


Sementara sang suami, Eric kini bekerja sebagai manajer operasi di Perusahaan IT. Meski memiliki masa lalu yang kelam, keduanya kini mengaku hidup bahagia dan tinggal bersama tiga orang anak di Punggol, Singapura.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.