Ads Top

Hati-hati! Ini Bahaya Terlalu Lama Duduk Saat Bekerja


Sumber: http://prosureacquisitions.co.uk

Sebuah penelitian yang pernah dilakukan di London menunjukkan bahwa supir bus di London memiliki kemungkinan 2 kali kena serangan jantung dibandingkan kondekturnya. Hal ini menjadi salah satu awal penelitian yang menunjukkan bahaya pola kebiasaan generasi saat ini yang cenderung lebih banyak duduk saat bekerja.


Banyak penelitian telah menunjukkan hubungan antara kebiasaan duduk terlalu lama dengan beberapa penyakit seperti diabetes tipe 2, obesitas, serangan jantung dan beberapa tipe penyakit kanker. Duduk dalam periode yang lama diperkirakan memperlambat metabolisme yang dapat mempengaruhi kemampuan tubuh manusia untuk mengatur gula darah, tekanan darah, dan memecah lemak tubuh.


Sumber: cbc.ca

Hal ini tentu menjadi sesuatu yang patut kita waspadai, terutama bagi kita yang bekerja dalam kondisi yang tidak membutuhkan banyak aktivitas gerak. Sebuah penelitian, dikutip dari situs nhs.uk, menunjukkan banyak orang dewasa di Inggris yang menghabiskan 7-10 jam dalam sehari untuk duduk atau berbaring. Hal ini termasuk saat menonton TV, bekerja di depan komputer, membaca, mengendarai kendaraan, dan belum termasuk saat tidur.


Untuk mengatasi problem kesehatan ini, ahli kesehatan Professor Stuart Biddle merekomendasikan aktivitas gerak tubuh (seperti berdiri atau berjalan) setiap duduk selama 30 menit. Penelitian baru-baru ini juga menunjukkan bahwa berolahraga selama 60 menit dapat mengurangi efek buruk dari duduk terlalu lama sepanjang hari.


Sumber: livestrong.com

Ada beberapa tips sederhana yang bisa Anda lakukan di tempat kerja untuk mengatasi hal ini. Seperti memilih berdiri saat di kendaraan umum seperti kereta dan bus, memilih naik tangga daripada lift, mengingatkan diri untuk berdiri setelah duduk selama 30 menit, menempatkan laptop di meja tinggi sehingga Anda bisa mengerjakan pekerjaan Anda sambil berdiri, dan berjalan/berdiri saat menelpon.


Selamat mencoba!


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.