loading...

Ada Lubang di ISS, Astronaut Tutup dengan Ibu Jari

Seorang astronaut menutup lubang di ISS dengan ibu jarinya. (European Space Agency)

Jakarta: Pada hari Kamis pagi, para astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) terbangun dan menyadari bahwa oksigen bocor keluar secara perlahan.

Kendali penerbangan telah menyadari adanya penurunan tekanan sepanjang malam, tapi memutuskan untuk tidak memberitahukan para astronaut karena lubang ini tidak membahayakan nyawa mereka.

Para astronaut -- pemimpin Drew Feustel, teknisi Ricky Arnold dan Serena Aun-Chancellor, Alexander Gerst, Oleg Artemyev dan Sergey Prokopyev -- akhirnya menyadari sumber kebocoran oksigen, yaitu pesawat Soyuz MS-09.

Pesawat luar angkasa itu berada di sisi milik Rusia. Pada awalnya, pesawat itu digunakan untuk membawa tim dari Expedition 56 ke ISS pada bulan Juni lalu. Memang, keberadaan lubang ini tidak membahayakan nyawa para astronaut . Meskipun begitu, lubang tersebut tetap harus ditemukan dan ditambal, lapor CNET.

Setelah menemukan lubang sebesar 2 milimeter di Soyuz MS-09 ini, astronaut Alexander Gerst dari Badan Luar Angkasa Eropa (ESA) menutupnya dengan ibu jarinya. NASA Ground Control menganggap bahwa penyelesaian ini jauh dari ideal, menurut The Telegraph.

Mereka menjelaskan bahwa ibu jari bukanlah "solusi terbaik" untuk lubang yang ada pada salah satu infrastruktur luar angkasa paling penting dan paling mahal.

Mantan ketua ISS, Chris Hadfield mengunggah gambar dari lubang 2 milimeter ini ke Twitter.

 

When your spaceship suddenly starts leaking air, you fix the hole with duct tape & a gob of epoxy. Nice save, @Space_Station crew! https://t.co/1Va8idShJw pic.twitter.com/pxSJY6eNhc

Chris Hadfield (@Cmdr_Hadfield) August 30, 2018

Menutup lubang dengan ibu jari bukanlah solusi permanen. Para astronaut kemudian menambalnya dengan epoksi (sejenis lem) dan Kapton tape (plester super kuat yang biasa digunakan di luar angkasa). Ini adalah solusi sementara sebelum solusi permanen bisa ditemukan.

Sekarang, semua sistem di ISS telah stabil dan badan luar angkasa Rusia, Roscocosmos akan meminta analisis untuk menentukan alasan mengapa lubang ini terbentuk.

Related Posts

", numPosts: 4, summaryLength: 370, titleLength: "auto", thumbnailSize: 250, noImage: "//3.bp.blogspot.com/-ltyYh4ysBHI/U04MKlHc6pI/AAAAAAAADQo/PFxXaGZu9PQ/w250-h250-c/no-image.png", containerId: "related-post-3343723571642976279", newTabLink: false, moreText: "Read More", widgetStyle: 3, callBack: function() {} };

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel