Ads Top

Tunjukkan Jati Dirimu dengan Menulis! Dan, Inilah 9 Tipsnya!


Menulis adalah sebuah hobi, yang bisa dijadikan profesi oleh sebagian orang. Dengan menulis, kita dapat mengeksplorasi pikiran, sehingga dapat dibaca dan dinikmati oleh orang lain. Menulis bisa juga dijadikan sebagai wadah aktualisasi diri, untuk menunjukkan jati diri dan pemikiran seseorang.


Sumber Foto: www.kurniaberbagi.wordpres.com

Sebagai seorang penulis, hal sederhana dari apa yang terlintas dalam pikiran, apa yang dirasakan, apa yang dilihat dengan mata, ataupun apa yang didengar dengan telinga, bisa dieksplorasi ke dalam tulisan. Sehingga orang lain bisa merasakan dan menikmatinya.


Berikut tips bagi anda yang yang ingin menjadi penulis, ataupun bisa juga bagi anda yang masih merasa sebagai pemula.


1. Buat judul yang menarik


Judul merupakan bagian penting dari sebuah tulisan. Dengan membaca judul, seseorang akan berminat untuk membaca tulisan secara keseluruhan. Buatlah judul semenarik mungkin, yang membuat penasaran apa sebenarnya maksud dari sebuah tulisan. Tapi, hal yang paling esensi adalah, judul harus menggambarkan isi tulisan yang sebenarnya. Jadi jangan melenceng dari bahasan ya guys. Karena kalau melenceng, bisa jadi kita akan menjadi bahan bully-an bagi sebagian pembaca.


2. Alur cerita yang jelas


Alur cerita yang jelas dan menarik, membuat tulisan pembaca tidak merasa bosan ketika membaca. Sebaliknya, alur yang meloncat- loncat dan tidak jelas, akan membuat pembaca merasakan bosan dengan tulisan kita. Usahakan untuk menarik kesimpulan dari setiap paragraph yang ada.


3. Pergunakan bahasa yang menarik dan mudah dimengerti


Bahasa yang mudah dimengerti akan memudahkan pembaca untuk memahami maksud dari sebuah tulisan. Dan untuk menarik minat, buatlah rangkaian kata dengan semenarik mungkin. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan aneka macam majas dalam bahasa, yang pernah kita dapat dari pelajaran Bahasa Indonesia. Ingat pelajaran itu kan guys?


4. Penulisan huruf dan tanda baca


Hal yang tak kalah penting dalam sebuah tulisan adalah penulisan huruf yang benar, dan juga penempatan tanda baca haruslah tepat. Hal ini juga pernah kita dapatkan di sekolah.


5. Ide yang sederhana


Ide yang kita tulis, usahakan yang ringan saja dulu. Ide sebuah tulisan bisa kita dapat dari hal sederhana yang pernah kita alami, ataupun kita lihat di sekitar kita. Ide sederhana itu bisa berupa tips dan trik seputar kehidupan kita. Sebagai penulis pemula alangkah baiknya, jangan menulis hal yang terlalu berat. Misalnya politik, hukum, apalagi yang mengandung unsur SARA. Karena, kalau kita salah dalam menuliskan ide, bisa jadi akan dihujat habis-habisan oleh pembaca. Dan bila kita tidak siap secara psikologis, akan menjadi bumerang bagi kita. Menimbulkan trauma tersendiri, sehingga kita kapok menulis lagi. Gagal dech kita jadi penulis!


6. Siapkan psikologis dan besarkan hati


Ketika tulisan sudah dibaca orang lain, seringkali akan mendapatkan banyak komentar. Ada komentar membangun, namun tak jarang pula berupa komentar negatif, bahkan cenderung membully. So, kuatkan hati dan pikiran ya guys!
Janganlah putus asa, anggap saja itu sebagai kritik yang membangun. Untuk meningkatkan kualitas diri kita sebagai penulis.


7. Baca dulu dengan matang, sebelum merilis


Sebagai manusia, tentu kita tidak sempurna. Jadi, sebelum merilis atau mengirim tulisan, alangkah baiknya kita baca lagi dengan teliti dan secermat mungkin. Barangkali ada penulisan huruf dan tanda baca yang kurang sesuai, atau bahasa yang kurang enak, bisa kita perbaiki lagi. Namanya juga manusia ya guys!
Karena, sekali tulisan kita telah rilis, tidak dapat ralat lho guys. Jadi, baca yang cermat lagi ya.


8. Jangan putus asa


Ketika tulisan kita kirim ke redaksi, seringkali tidak diterima. Karena dinyatakan tidak lulus sensor oleh editor. Jangan berputus asa, revisi lagi dan kirim lagi. Atau, kita buat tulisan yang baru yang lebih menarik.


9. Jangan jadi plagiat


Plagiarisme atau mencontek dengan meng-copy paste hasil karya orang lain adalah tindakan yang kurang baik dan melanggar hukum. Pantang melakukan plagiarisme adalah semboyan yang mesti diusung oleh seorang penulis, meskipun masih pemula. Lebih baik kita menampilkan hasil karya orisinil kita sendiri, meskipun memerlukan proses yang panjang untuk memperoleh hasil yang mendekati sempurna. Sertakan sumber tulisan atau foto, ketika kita mengutip hasil karya orang lain.


Sumber Foto: www.infobdg.com

Itulah beberapa tips menulis, yang mungkin bisa digunakan sebagai masukan.


Selamat berkarya ya guys!


Semoga bermanfaat.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.