Ads Top

Mengharukan, Bocah Kecil Ini Rela Tahan Dingin Demi Menyelesaikan PR-nya Setiap Hari di Pinggir Jalan Tol


Ada sebuah kabar yang cukup mengharukan datang dari Negeri Tirai Bambu, China. Pasalnya, ada seorang bocah kecil berumur 8 tahun asal Guiyang, Provinsi Guizhou, Tiongkok yang terpaksa mengerjakan PR di pinggir jalan tol setiap hari. Anak tersebut bernama Qu Sinian.


Murid kelas 2 SD itu selalu mengerjakan PR-nya sepulang sekolah di tempat yang sama sambil ditemani ibunya, Li Gaoju. Meskipun banyak sekali kendaraan yang berlalu-lalang di jalan tol tersebut, Qu Sinian tetap berusaha konsentrasi dengan PR-nya. Bahkan, tak jarang pula dari kendaraan-kendaraan tersebut yang membunyikan klakson saat melintas di depannya.


Boy-Overpass-4


Boy-Overpass-5


Gue kutip dari situs berita tribunnews.com, rupanya bocah laki-laki tersebut selalu mengerjakan PR-nya selama empat jam sehari sampai malam menjelang. Setelah selesai mengerjakan semua PR-nya, Qu Sinian dan ibunya barulah kembali pulang ke rumah kecil mereka yang hanya seluas 8 meter persegi. Tempat tinggal itu mereka sewa di samping jembatan layang setinggi 50 m. Aduuuhh sumpah enggak kuat gue ngebayanginnya, sedih banget ini


Boy-Overpass-10


Rumah kami memiliki pencahayaan yang minim, terlalu gelap. Keluarga kami sangat miskin. Ia (red: Qu Sinian) harus rela datang ke sini (red: pinggiran jalan tol) untuk mengerjakan PR, tak ada cara lain, ungkap sang ibu.


Sementara itu, ayah Qu adalah pekerja yang pindah dari rumahnya yang dulu di Provinsi Sichuan ke Guiyang untuk bekerja. Namun, ternyata takdir berkehendak lain untuk keluarga kecil tersebut. Sang ayah tiba-tiba jadi cacat karena ia jatuh dari ketinggian sekitar 6 tahun yang lalu. Di lain pihak, sang ibu menderita sakit jantung yang terpaksa membuatnya tak bisa bekerja.


Boy-Overpass-8


Sekarang, Ayah Qu Sinian sebagai kepala keluarga, kini terpaksa harus bekerja sebagai kurir. Nah, dari pekerjaannya itu, sang ayah memperoleh penghasilan sebesar 1000 yuan per bulan (red: senilai Rp2 juta.) Sebesar 400 yuan (red: senilai Rp827 ribu) digunakan untuk biaya sewa kamar, sementara 100 yuan (red: senilai Rp200 ribu) ia gunakan untuk membeli batu bara untuk memasak dan menjaga suhu agar tetap hangat di malam hari. Untungnya, usaha keras memang tak akan pernah mengkhianati hasil; kedisiplinan dan kegigihan Qu dalam belajar akhirnya membuahkan hasil.


Hasilnya adalah dirinya selalu mendapatkan peringkat tinggi di sekolahnya! Wow, hebat banget, sumpah jadi terharu banget gue ngebayanginnya. Nah, hebatnya lagi nih ya guys, ketika ditanyai, Qu Sinian ternyata bercita-cita ingin menjadi seorang dokter agar ia bisa mengobati ibu dan ayahnya sekaligus. Subhanallah! sungguh mulia anak ini


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.