Ads Top

Mengandung Sianida yang Mematikan, 5 Buah Ini Ternyata Sering Dikonsumsi


Sianida dikenal sebagai salah satu racun paling mematikan di dunia. Di Indonesia, Sianida sempat menjadi topik yang dibicarakan banyak orang setelah terjadi kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin. Wayan Mirna Salihin meninggal setelah menyeruput Es Kopi Vietnam yang diduga telah dimasukkan racun sianida ke dalamnya.


Sianida dapat mematikan bila masuk ke dalam tubuh dalam konsentrasi tinggi. Dalam dosis yang lebih kecil pun, sianida dapat menimbulkan efek yang berbahaya terhadap jantung dan otak.


Secara alami, sianida terdapat pada beberapa buah-buahan. Meskipun mengandung sianida, buah-buahan tersebut sering dikonsumsi. Buah apa saja itu ? Yuk simak ulasannya


applesianida


1. Apel


Apel sangat digemari karena rasanya yang manis, sedikit asam dan sedikit sepat. Apel pun dikenal memiliki kandungan zat-zat yang bermanfaat bagi kesehatan seperti Vitamin A, Vitamin C dan Zat Besi. Akan tetapi, siapa sangka Apel juga mengandung racun sianida.
Sianida pada apel terdapat pada bijinya. Walaupun termasuk racun mematikan, kandungan sianida pada biji apel tidak membahayakan bagi kesehatan karena kadarnya yang cukup rendah. Meskipun demikian, tetap perlu diwaspadai gejala pusing dan mual yang terjadi jika mengkonsumsi buah apel dalam jumlah yang banyak.


cerisianida


2. Ceri


Dibalik rasanya yang manis dan segar, buah ceri juga mengandung sianida yang terdapat pada bijinya. Seperti buah apel, kandungan sianida pad biji buah ceri dalam kadar yang rendah. Meskipun demikian, mengkonsumsi buah ceri dalam jumlah yang banyak dapat menimbulkan efek keracunan sianida seperti pusing, mual dan muntah.


Di pasaran banyak dijual buah ceri yang sudah dihilangkan bijinya sehingga aman untuk dikonsumsi. Kalaupun mengkonsumsi buah ceri yang masih ada bijinya usahakan langsung telan bijinya agar tidak pecah tergigit yang dapat menyebabkan sianida pada biji tersebut keluar.


singkongsianida


3. Singkong


Singkong yang menjadi bahan makanan pokok di beberapa daerah mengandung senyawa glikosida sianogenik yang dapat teurai menjadi hidrogen sianida (racun sianida). Tidak semua singkong mengandung senyawa ini dalam jumlah yang besar.


Singkong yang biasa dikonsumsi sehari-hari mengandung senyawa ini dalam kadar yang rendah dan semakin berkurang dengan proses pengolahan yang benar. Adapun singkong yang beracun tangkai daunnya sangat merah. Kulit ubinya jika dikupas juga berwarna merah, bukan putih.


aprikotsianida


4. Aprikot


Aprikot dikenal sebagai buah yang berkhasiat untuk mengobati kanker. Akan tetapi, aprikot juga mengandung senyawa yang bisa berubah menjadi sianida jika masuk ke dalam tubuh. Senyawa ini terdapat pada biji aprikot dalam kadar rendah. Untuk itu, jangan sampai mengkonsumsi buah aprikot secara berlebihan meskipun untuk pengobatan kanker


almondsianida


5. Kacang Almond


Sianida juga terdapat pada Almond mentah yang rasanya pahit. Menggigit dan mengunyah almond mentah yang pahit akan menimbulkan efek pusing, mual, dan kram perut. Agar terhindar dari bahaya racun sianida, konsumsi Almond yang sudah diolah dan terdapat dalam kemasan yang memiliki label aman untuk dikonsumsi


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.