Ads Top

Masih Ingat Kakek Sugiono Ini 4 Fakta Mengejutkan tentang Kehidupannya


Di Indonesia sendiri, Shigeo Tokuda lebih dikenal dengan sebutan kakek Sugiono. Seorang aktor asal Jepang yang sempat mengejutkan publik dan menjadi topik hangat di berbagai media asing. Pria berusia 70 tahun ini tengah dikabarkan meninggal dunia, namun kabar tersebut sama sekali tak benar.


Kehidupan kakek Sugiono memang penuh misteri dan menimbulkan tanya di benak publik mengenai keputusannya untuk terjun di industri film dewasa.


1. Telah Lama Berkeluarga


kakek sugiono

Banyak yang menganggap jika Shigeo Tokuda masih lajang dan belum menikah, namun ternyata ia sudah menyandang status sebagai suami dan dianugerahi 2 orang anak yang kemudian memberikannya cucu.


2. Perjalanan Hidup


kakek sugiono 1

Shigeo Tokuda awalnya bekerja di bidang pariwisata, ia adalah agen perjalanan di Jepang hingga kemudian dirinya mendapatkan tawaran kerja dari salah satu rumah produksi.


3. Alasannya Mau Bekerja di Industri Film


kakek sugiono 3

Dalam beberapa wawancara, Shigeo Tokuda menyebut dirinya sama sekali tak mengejar uang, ia hanya ingin membuktikan kepada publik jika anggapan loyo tak pantas disematkan kepada pria yang telah berusia lanjut.


4. Perjalanan Karier


shigeo

Nama Shigeo mulai dikenal ketika ia membintangi film berjudul Forbidden Elderly Care pada 2014 silam. Aksi Shigeo ternyata menarik simpati berbagai media internasional. Tak pelak, di Indonesia sendiri namanya cukup dikenal luas dan disebut-sebut sebagai kakek legend.


Negara Jepang sendiri memang memberikan legalitas terhadap rumah produksi. Tak tanggung-tanggung, dalam 1 bulan saja rumah produksi dapat menghasilkan 1.000 judul film dengan berbagai genre berbeda dan raih pendapatan tinggi mencapai 20 juta dolar dalam satu tahun.


Pemberian legalitas tersebut sejalan dengan keinginan pemerintah Jepang untuk mendongkrak tingkat pertumbuhan jumlah penduduk. Seperti diketahui, di tengah popularitas sebagai penghasil hiburan dengan konten dewasa paling tinggi di Asia, pertumbuhan penduduk Jepang justru menurun akibat rendahnya keinginan masyarakat untuk melakukan hubungan suami istri karena fokus dalam bekerja.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.