Tidak Melulu Soal Penampilan, Ada Cara Lebih Elegan Untuk Membuat Pasanganmu Tetap Bertahan

loading...

24 Maret 2017

Kami adalah kaum yang haus akan perhatian. Segolongan dari kami percaya bahwa kecantikan hanyalah satu-satunya cara untuk mendapatkan perhatian cowok. Saat kami berdandan dengan optimal, logika kami mengatakan bahwa cowok kami nggak bakal melirik gadis cantik bermata lentik dan cowok kami tidak terpesona dengan gadis jenjang berkaki panjang.

Padahal ternyata keyakinan tadi hanya sebagai bentuk pembenaran dari logika tadi. Dan faktanya, yang terjadi seringnya berbanding terbalik dengan ekspektasi, bahwa apapun yang kami lakukan tetap tidak membuat mata cowok berhenti jelalatan.

Ada satu hukum semesta yang berusia ribuan tahun, bahwa tampang, body, dan segala atributnya adalah upaya untuk menarik perhatian pasangan. Agar ia tak mudah jelalatan, agar ia tak mudah berpaling kepada cewek lain serta tentu saja untuk mempertahankan sebuah hubungan yang mungkin penuh perjuangan. Fakta sekaligus ironinya, apapun atribut yang menjadi andalan tadi akan ‘kisut’ pada waktunya. Sebut saja dada, pantat, dan perut. Keindahan mereka akan beringsut-ingsut pudar seiring bertambahnya anak dikandung badan. Kecantikan semakin lama diliputi garis-garis yang memperlihatkan lamanya mengenyam pengalaman dan kehidupan, sekaligus menandakan penuaan.

Lihatlah wahai wanita, bahwa di atas Natasha Willona masih ada Raline Shah, di atas Chelsea Islan masih ada Jenifer Lawrence, dan seterusnya, dan seterusnya. Artinya, di atas langit masih ada langit. Sia-sia jika kamu hanya mengandalkan kecantikan, body, dan yang sejenis dengan itu.

Jika kamu masih menganut paham tampang dan body adalah segalanya, maka bersiaplah kedudukanmu niscaya dapat dengan mudah digantikan oleh mbak-mbak SPG berbadan semlohai.

Harus ada hal lebih yang kamu lakuin. Tak melulu soal diet dan perawatan wajah. Hal itu adalah mengubah cara pandang kamu tentang cara mendapatkan perhatian cowok. Dengan apa? Dengan berlogika. Logika akan membuat kamu tidak memedulikan arah bola mata cowok kamu, menghilangkan kegusaran saat tiba-tiba ada wanita berkaki jenjang lewat depan kalian.

Sungguh dengan berlogika, kedudukan kamu tidak akan mudah tergantikan oleh siapapun.

Logika di sini diartikan sebagai pengeliminasian sifat baper yang berlebih-lebihan, mengambil tindakan dengan pemikiran terlebih dahulu, serta memiliki pengetahuan yang luas. Stop menganggap diri sendiri sebagai makhluk lemah yang harus senantiasa di “puk-puk” atau disayang-sayang. Karena pada dasarnya, cewek adalah wanita kuat.

Dengan berlogika, pasanganmu akan berpikir seribu kali mencari orang yang sepadan sama kamu. Kamu akan memiliki good will atau nilai plus. Pola pikir yang bernilai logika akan lebih mudah diamini oleh kaum laki-laki, lebih-lebih jika kalian menikah. Dan satu hal lagi, cowok sangat senang pasangan yang dapat menempatkan diri sebagai partner. Dapat diajak berpikir serta dapat pula memberi solusi

Nah, jika tampang dan body relatif cepat untuk didapat, maka beda dengan logika.

Logika didapatkan dengan berproses. Harus menyiapkan pemikiran untuk menghadapi permasalahan-permasalahan. Bukan lagi hanya sekadar aku tidak suka ini, atau aku tidak nyaman dengan itu. Dan nilai plus dari berlogika, kamu tidak akan resah dan gelisah seperti saat pasangan kamu nggak mbales chat dari kamu.

Maka berlogikalah sejak dini, daripada menyesal di kemudian hari. Perluas wawasan, berpikir tentang banyak hal, memperbaiki karakter serta pembawaan. Jikalau hal ini sudah didapat, dijamin kamu akan menjadi cewek yang pantas untuk diperjuangkan lelaki manapun.

Comment dong...