Selain Facebook atau Google, 9 Hal Sepele Ini Dilarang di Cina. Kalau Tahu Alasannya, Pasti Ngakak

loading...

17 Maret 2017

Cina memang dikenal punya kebijakannya yang aneh-aneh. Sementara di Indonesia, anak SD sudah punya akun Facebook, di Cina website bikinan Mark Zuckerberg itu dilarang. Lalu Google yang jadi penyelamat kita semua, terutama saat ujian, juga tidak bisa diakses dari Negeri Tirai Bambu tersebut. Tak hanya itu, bermacam-macam media sosial yang jadi keseharian seperti Instagram dan Snapchat, juga tidak bisa dipakai di Cina.

Meski tidak seekstrem Korea Utara, dapat dikatakan Cina masih merupakan negara yang menganut kepemimpinan diktator. Pemerintah memiliki porsi yang sangat besar dalam mengatur segala hal, mulai dari internet hingga tayangan televisi. Nah, ternyata, selain segala website dan media sosial bikinan barat, ada banyak hal yang dilarang di Cina. Penasaran? Yuk simak, ulasan Hipwee News & Feature kali ini.

1. Si unyu Winnie The Pooh pun kabarnya tak boleh beredar. Hanya gara-gara banyak netizen yang menyamakan beruang oranye itu dengan Presiden Xi Jinping. Duh, salah netizen sih…

Memangnya mirip? via www.digitaljournal.com

2. Baik buku ataupun film Alice In Wonderland yang seru habis itu juga tak bisa ditonton di Cina. Soalnya hewan-hewan yang bisa bicara dianggap menurunkan derajat manusia

Sama-sama bisa ngomong, berarti manusia dan hewan sama? via www.worldofwanderlust.com

3. ‘Jasmine’ atau bunga melati juga dilarang karena dikhawatirkan memicu pemberontakan seperti di Tunisia kemarin yang dikenal sebagai Jasmine Revolution

Bahkan kata ‘jasmine‘ juga diawasi ketat jika digunakan dalam pesan singkat atau email via www.pinterest.com

4. Brad Pitt yang dielu-elukan di seluruh dunia, nyatanya juga dilarang dari Cina karena dukungannya terhadap Kemerdekaan Tibet. Richard Gere dan Harrison Ford pun sama

Mungkin juga gara-gara main film Seven Years in Tibet via www.sheknows.com

5. Dinilai terlalu populer setelah dua minggu tayang, Avatar versi 2D pun dilarang. Alasannya untuk menyelamatkan film-film domestik supaya bisa box office juga

Anenya versi 3D-nya boleh tayang tuh via schmoesknow.com

6. Gara-gara sebuah acara TV “Dad, Where Are We Going?” yang sukses besar, anak kecil dilarang jadi artis di Cina. Pemerintah berharap anak-anak tetap menjalani kehidupan kanak-kanak yang normal

Acara adaptasi Korea Selatan. Oh ya Hallyu atau Korean Wave juga katanya dilarang di Cina via www.perthnow.com.au

7. Personil militer Cina ternyata dilarang keras cari jodoh online atau pakai aplikasi dating macam Tinder. Alasaanya, dikhawatirkan akan membocorkan rahasia negara

Militer dilarang online internet, apalagi buka Tinder via thehackernews.com

8. Karena dianggap merusak generasi muda karena bikin malas, video game dilarang beredar. Meski kini larangan sudah diangkat, tapi apa iya anak mudanya jadi malas-malas?

Main game dikhawatirkan buang-buang waktu di depan komputer via www.pbs.org

9. Menciptakan mitos, plot absurd dan aneh, serta mengancam sejarah adalah alasan pemerintah melarang film bertema time-travel. Goodbye Doraemon!

Midgnight In Paris, salah satu film time-travel yang dilarang via www.dadsbigplan.com

Wah, nggak nyangka ya ternyata hal-hal seperti itu bisa dilarang di sebuah negara. Beberapa waktu terakhir sempat berhembus juga kabar hubungan Cina dan Korea Selatan yang memanas. Akibatnya, beberapa show artis dan tayangan dari Korea Selatan juga dibatalkan. Wah, jadi beruntung lah kita tinggal di Indonesia. Karena bisa akses berbagai media sosial, nonton film-film sci-fi, dan ngefans pada Brad Pitt ataupun nonton drama Korea.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Comment dong...