Rela Kemana-mana Naik Sepeda dan Anti Makan di Luar, Tabungan 300 Juta Setahun Bukan Lagi Mimpi

loading...

10 Februari 2017

Kisah ini adalah tentang seorang wanita bernama Michelle McGagh yang berprofesi sebagai jurnalis keuangan. Meski sudah 10 tahun bekerja dan mendalami tentang keuangan, ia mengaku kesulitan untuk mengatur keuangannya sendiri. Michelle merasa merugi jika selalu menganjurkan orang lain untuk menabung lewat tulisannya, tapi ia sendiri selalu membelanjakan uangnya untuk hal-hal sepele yang sebenarnya nggak dibutuhkan.

Dengan komitmen tinggi, Michelle bersama suaminya memutuskan untuk mengubah gaya hidupnya selama setahun. Dia membuat gebrakan baru dalam hidupnya dan meninggalkan kebiasaan yang membuat uangnya cepat habis. Cara yang Michelle lakukan memang sedikit radikal, tapi nyatanya ia berhasil melewati tantangan yang dibuatnya sendiri tersebut.

Dilansir dari laman The Guardian, Hipwee Sukses akan mengajakmu melihat bagaimana kehidupan yang dijalani oleh Michelle sehingga berhasil mengumpulkan uang tabungan ratusan juta rupiah dalam setahun. Semoga menginspirasimu, ya!

Selama setahun, Michelle sangat perhitungan. Ia hanya mengeluarkan uang untuk membeli kebutuhan hidup yang mendasar saja

mengutamakan kebutuhan dasar

mengutamakan kebutuhan dasar via www.viralthread.com

Michelle mengubah semua kebiasaan dalam membelanjakan uangnya. Ia mengatur sedemikian rupa dalam menghabiskan uang tiap bulannya. Jadi, Ia hanya membelanjakan uangnya untuk barang-barang yang benar-benar dibutuhkan.

Kebutuhan dasar yang dibelanjakan:

  • Bahan makanan untuk dimasak di rumah
  • Kiriman uang untuk orang tua
  • Keperluan mandi dan produk perawatan tubuh yang diperlukan
  • Keperluan rumah tangga yang diperlukan seperti deterjen, pembersih lantai, dan lain-lain.
  • Cicilan hutang, asuransi kesehatan, sumbangan rutin
  • Tagihan telepon, internet dan ponsel

Michelle menahan diri untuk meninggalkan kebutuhan sepele dan nggak mudah tergoda dengan barang yang bukan merupakan kebutuhan mendasarnya

mengurangi kebutuhan sepele

mengurangi kebutuhan sepele via www.viralthread.com

Sebagai manusia biasa, Michelle pun pernah boros. Ia sering membelanjakan uangnya untuk hal yang nggak terlalu dibutuhkan. Hal itu membuatnya selalu merasa kurang dan nggak pernah bisa menabung. Lalu ia menyadari bahwa yang dilakukannya itu hanya akan membuatnya terus merugi.

Jenis pengeluaran yang dihindari:

  • Baju baru, produk kecantikan, biaya perawatan rambut, dan parfum.
  • Hiburan: nonton bioskop, membeli makan di luar, nongkrong di kafe, pergi liburan dan jajan.
  • Pengeluaran untuk berolahraga di pusat kebugaran .
  • Ongkos transportasi umum seperti taksi, bus, kereta api, dan lainnya.

Dengan menerapkan dua cara di atas, Michelle pun mulai memiliki kebiasan baru yang menunjang program pengiritannya

bersepeda kemanapun

bersepeda kemanapun via www.viralthread.com

Selama setahun, Michelle belajar efisien dan berhemat dalam mengeluarkan uang untuk makanan. Ia yang dulunya nggak pandai memasak, sekarang sudah terbiasa membuat sendiri makanannya. Semua yang dijalaninya nggak mudah, ia harus pintar mengonversi cara lain untuk menunjang program pengiritannya yang ekstrim tersebut. Dan inilah hasilnya…

Kebiasaan baru yang dijalani:

  • Pergi ke manapun naik sepeda; ke tempat kerja, meeting, bahkan ke luar kota sekalipun.
  • Mengonsumsi makanan seadanya hasil masakan sendiri di rumah dan menghindari makan cokelat.
  • Berolahraga secara mandiri di rumah atau mengikuti event olahraga gratis (naik sepeda kemanapun tentu saja juga termasuk olahraga, bukan?).
  • Untuk rekreasi, Michelle melakukannya dengan piknik di taman, berkemah, mencari gelaran pameran dan aksi musik panggung gratis.

Akhirnya, masa-masa sulit yang dijalani selama setahun membuahkan hasil yang luar biasa. Michelle berhasil mengumpulkan uang sekitar 300 juta!

usahanya berbuah hasil

usahanya berbuah hasil via www.londonlive.co.uk

Dalam perjalanannya, perjuangan Michelle nggak berjalan mulus seperti yang dibayangkan. Tentu saja ada masa-masa sulit yang harus dihadapi. Ia harus melewatkan acara komedi dan film-film blockbuster, kangen ingin nongkrong bersama teman-temannya di kafe, potongan rambut yang berantakan tanpa perawatan layak. Bahkan ada momen di mana ia harus mencuci piring kotor sebagai ucapan terima kasih saat salah seorang temannya mengundang jamuan makan malam, sementara ia harus datang dengan tangan kosong.

Namun, Michelle mulai mendapatkan hikmah dan sesuatu yang penting dari pengalamannya, bahwa kita nggak harus selalu membuka dompet setiap kali ingin bahagia.

Akhirnya, dari pengalamannya hidup hemat dalam setahun Michelle bisa menabung uang sebanyak $ 23.000 poundsterling atau sekitar 380 juta rupiah. Ini adalah jumlah uang yang sangat banyak. Ia pun mampu membayar semua cicilan hutangnya dalam waktu setahun tersebut.

Nggak hanya keberhasilan dalam segi materi, Michelle juga mendapatkan pengalaman baru dan keputusan yang baik untuk melanjutkan kehidupannya ke depan

Michelle bersama suaminya

Michelle bersama suaminya via www.zerowastelondon.com

Menjalani tantangannya untuk berhemat selama setahun nggak hanya menghasilkan banyak uang tabungan. Ada pelajaran hidup yang bisa dimaknainya berikut…

  • Keberhasilannya ini mengubah Michelle menjadi orang yang bisa menahan diri, ia nggak akan mudah tergoda dengan barang yang bukan menjadi kebutuhan prioritasnya.
  • Michelle sadar bahwa ia nggak lagi butuh pakaian yang bagus dan menghabiskan banyak uang seperti sebelumnya. Ia hanya membutuhkan celana jins sederhana, sedikit parfum dan rutin potong rambut.
  • Michelle lebih membuka diri pada petualangan baru. Ia belajar berkata ‘ya’ pada hal baru.

Saat pengalamannya berakhir, Michelle bukannya lari ke pusat perbelanjaan untuk balas dendam. Michelle membeli bir untuk teman dan keluarga sebagai ungkapan terima kasih karena telah mendukung usaha penghematannya, lalu ia membeli tiket pesawat ke Irlandia, tempat di mana kakeknya tinggal. Ia kemudian membagikan pengalaman hebatnya tersebut lewat tulisan. Saat itulah, ia dan suaminya dijuluki London minimalist.

Kisah Michelle ini telah membuktikan bahwa ketika kita berhemat, uang kita nggak akan terbuang sia-sia untuk hal-hal yang nggak diperlukan. Jadi, tertarik untuk mencobanya?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Comment dong...