Peneliti Ungkapkan Fakta Penting tentang Kebahagiaan Manusia: Cinta Itu Lebih Penting Daripada Gaji!

loading...

29 Maret 2017

Setiap orang pasti mencari bahagia dalam hidupnya. Hidup cuma sekali, kalau nggak bahagia buat apa? Ternyata masih banyak orang yang bingung dengan apa itu makna bahagia. Dengan harapan menemukan apa yang itu makna bahagia dalam hidup, buku-buku dan film-film bertema ‘finding happiness’ jadi santapan mereka.

Tapi dari sekian banyak buku dan film bertema kebahagiaan, selalu saja muaranya menuju pada dua hal. Faktanya, kalau bukan cinta ya harta yang sering kali jadi representasi apa itu bahagia. Tanpa mengerdilkan hal-hal lain dalam hidup, rasanya memang dua hal tersebut deh yang sering kali jadi tujuan hidup orang-orang. Kalau hidup selalu berjalan sesuai keinginan sih, ya pasti semua orang ingin mendapatkan keduanya. Tapi nyatanya pemenuhan kedua hal tersebut seringkali bertentangan.

Antara uang atau pasangan, kira-kira mana ya yang lebih bikin bahagia? Nih Hipwee News & Feature bakal beri penjelasannya…

Menurut penelitian London School of Economics, menemukan cinta lebih bisa bikin manusia bahagia daripada naik gaji. Unik sih ini

Lebih bahagia dapet pasangan daripada naik gaji

Lebih bahagia dapet pasangan daripada naik gaji via indiatimes.in

Karena baik uang maupun pasangan memiliki porsi yang sama-sama penting dalam hidup seseorang, menentukan mana yang lebih bikin bahagia jelas bukan perkara mudah. London School of Economics sampai melangsungkan penelitian tersendiri untuk menjawabnya. Dengan jumlah peserta survei yang mencapai 200.000 orang dari seluruh belahan dunia, ternyata ini hasil yang didapatkan.

“Menemukan cinta sejati jauh lebih bikin bahagia daripada naik gaji”

Dari koefisien skala 1-10, mereka yang naik gaji cuma menambah koefisien bahagianya sebanyak 0,2 saja. Sementara mereka yang jatuh cinta menambah koefisien bahagianya 0,6 poin. Dengan skala 1-10, perbedaan 0,4 poin saja sudah lumayan signifikan.

Manusia menemukan kebahagian terbaik saat mereka merasa dibutuhkan. Dari pasangan sejati hal itu bisa didapatkan

Ingin merasa dibutuhkan oleh orang lain

Ingin merasa dibutuhkan oleh orang lain via www.extravital.net

Bukan hal yang mengagetkan jika banyak yang mengakui bahwa menemukan pasangan sejati lebih bikin bahagia daripada naik gaji. Bagi sebagian besar orang, jatuh cinta itu perasaan yang sangat membahagiakan. Buktinya, kamu yang sedang sedih pasti ingin ditemani oleh seseorang yang kamu sayang ‘kan? Semua kepedihan seakan sirna saat kamu bersama dengan orang yang tepat. Ini lebih penting daripada naik gaji.

Karena sejatinya keinginan untuk ‘dibutuhkan’ adalah sifat dasar manusia. Nah, perasaan dibutuhkan yang paling paripurna pada umumnya datang dari pasangan karena perasaan tersebut sifatnya mutual, bukan cuma searah. Karena itu menemukan pasangan sejati sering jadi prioritas bagi sebagian orang.

Sedangkan naik gaji adalah hak yang diperoleh karyawan. Mereka menganggap naik gaji adalah hal lumrah dan nggak terlalu bikin bahagia

Naik gaji memang haknya karyawan

Naik gaji memang haknya karyawan via jmsreports.org

Salah satu hal yang bikin naik gaji kalah spesial dibanding mendapat pasangan adalah karena naik gaji dipandang bukan hal yang mengejutkan. Sejujurnya, setiap pekerja pasti memandang naik gaji adalah hal yang lumrah dalam dunia kerja. Yah, meski tetap bikin seneng saat ada berita naik gaji, tapi pamornya nggak sebahagia saat perasaan cintamu diterima.

Selain itu, besaran gaji dipandang relatif berbeda oleh masing-masing pekerja tergantung orang-orang di sekitarnya. Jadi kalau gajinya naik sekalipun, tingkat bahagianya tidak terlalu terasa. Yah, kecuali naiknya sampai berlipat-lipat sih, ya. Tapi naik gaji pun juga biasanya akan didampingi dengan tuntutan kerja yang lebih tinggi lagi. Karena itu excitement and happiness yang dirasa dari naik gaji nggak begitu besar dibanding saat mendapat pasangan sejati.

Nah, dari penelitian tersebut ternyata banyak kok orang-orang yang menilai uang bukan segalanya. Pasangan yang tepat bisa lebih bikin bahagia daripada kenaikan gaji atau pencapaian profesional. Itu faktanya. Jadi manusia yang terlalu fokus membangun karier sampai lupa mencari pasangan atau mengabaikan pasangan disampingnya, sebenarnya merupakan golongan yang merugi. Tahu-tahu sudah tua dan mau pensiun, baru mulai niat membangun kembali hubungan yang sudah renggang. Hidup dengan segala kenyamanan finansial memang enak. Namun kalau harus mengorbankan kebahagiaan yang sesungguhnya, mungkin caramu menjalani hidup harus sedikit dikoreksi.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Comment dong...