Manusia Selangkah Lagi Lebih Dekat Jawab Misteri Kehidupan, 7 Planet Mirip Bumi Kembali Ditemukan!

loading...

24 Februari 2017

Ada nggak ya planet selain bumi yang punya potensi kehidupan?

Pernah nggak sih pertanyaan seperti itu melintas di kepalamu? Mengingat bumi yang kita tinggali ini sebenarnya hanyalah satu planet dalam hamparan semesta. Jauh di luar bumi ada miliyaran benda-benda angkasa. Bahkan ada galaksi lain dari bimasakti tempat di mana bumi kita mengorbit. Atas dasar semesta yang tak terbatas itu NASA tak pernah berhenti meneliti.

NASA mencoba mengamati semua hal yang ada di semesta. Mencari tahu apakah di luar sana ada planet lain yang mungkin serupa dengan bumi alias bisa ditinggali. Sementara di tata surya tempat bumi mengorbit sudah jelas tak ada planet yang benar-benar mirip bumi. Sebelumnya NASA memang pernah menduga bahwa mungkin ada kehidupan di Mars, namun sampai saat ini dugaan tersebut belum bisa terbukti. Maka dari itu kita harus mencari lebih jauh lagi keluar tatanan galaksi untuk menjawab ‘apakah manusia benar-benar sendirian di alam semesta?’.

1. Setelah puluhan tahun, planet kembaran bumi pertama ditemukan pada tahun 2015. Planet yang dijuluki Kepler-186f ini berjarak 500 tahun cahaya dari bumi

Bumi dan Kepler-186f

Disebut ‘sepupu bumi’, Kepler-186f terletak di konstelasi Cygnus via www.nasa.gov

Dua tahun yang lalu tepatnya 23 Juni 2015, NASA membuat salah satu pengumuman terpenting dalam pencarian kehidupan di luar sana. Akhirnya, NASA mengkonfirmasi penemuan sebuah planet yang mereka yakini sebagai kembaran bumi. Meskipun berjarak 500 tahun cahaya, tapi inilah kesempatan terbaik manusia menjawab misteri keberadaan makhluk cerdas lain di alam semesta.

Berada di zona aman kehidupan dalam orbitan Kepler-186 sistem, planet yang diberi nama Kepler-186f bahkan memiliki tampilan yang mirip dengan bumi. Sedangkan untuk ukuran planet yang dinamai Kepler-186f ini 40 persen lebih besar dari bumi. Dua tahun berlalu, NASA ternyata tak hanya berhenti pada Kepler-186f. NASA terus mencari planet lainnya. Sampai akhirnya kemarin tanggal 23 Februari 2017 NASA kembali mengkonfirmasi penemuan bukan lagi satu planet yang mirip bumi, tapi tujuh.

2. Kita selangkah lagi lebih dekat menjawab misteri alam semesta. Keberadaan 7 planet mirip bumi merupakan indikasi kuat bahwa kita tidak sendiri

Trappist-1 System dengan ke-7 planet mirip bumi

Trappist-1 System dengan ke-7 planet mirip bumi via edition.cnn.com

Jika sebelumnya ‘sepupu bumi’ yang bernama Kepler-186f ditemukan berjarak 500 tahun cahaya, sistem orbit yang menaungi 7 planet baru yang mirip bumi ini jaraknya hanya sekitar 40 tahun cahaya. Memang sih secara teori lebih dekat, tapi tetap saja dengan teknologi yang ada saat ini masih dibutuhkan jutaan tahun perjalanan dari bumi. 7 planet ini mengelilingi sebuah bintang kerdil yang jauh lebih redup dan dingin daripada matahari bernama Trappist-1. Usia bintang kerdil yang ditemukan oleh tim ahli astronomi dari University of Li ge di Belgium ini lebih muda dari matahari di sistem tata surya kita, sekitar 500 juta tahun.

3. Dari ketujuh planet yang secara massa dan tampilan mirip bumi ini, paling tidak ada 3 planet yang berada dalam jarak aman untuk jadi habitat kehidupan

7 Planet baru kembaran Bumi

Jika planet e, f, dan g terbukti bisa dihuni, kemungkinan besar ada kehidupan di sana via indianexpress.com

Mungkin ada yang bertanya, kenapa hanya 3 yang memungkinkan adanya kehidupan? Karena ke-3 planet tersebut, Trappist-1e, f, dan g berada pada zona aman untuk kehidupan, atau berada pada jarak layaknya bumi kem. Sementara dari ke-3 planet dipilih lagi satu planet yang dianggap sebagai kandidat terbaik untuk mendukung adanya kehidupan, yaitu Trappist-1f. Planet ini memang diperkirakan lebih dingin dari bumi, tapi atmospher dan gas-gas lain yang ada di bumi kemungkinan besar masih bisa terbentuk.

4. Nah kalau memang di sana ada kehidupan, kira-kira makhluk yang tinggal di sana seperti apa ya? Meski penggambaran alien sudah populer dalam dunia fiksi, tapi ini nih prediksi para ahli

Mungkin alien seperti Jelly fish

Salah satu teori populer di kalangan para ilmuwan: makhluk luar angkasa itu seperti ubur-ubur via theweek.com

Meski Kepler-186f dan 3 plant Trappist telah ditemuka, sepertinya masih lama sebelum kita benar-benar bisa mengetahui ada atau tidaknya kehidupan di luar. Sampai detik ini, penilaian NASA tentang kelayakan planet baru dilihat dari tampilan serta posisi planet dalam sistem orbitnya. Masih mustahil untuk secara fisik mengecek bentuk kehidupan yang mungkin ada di sana. Tapi tetap saja ilmuwan terus menduga-duga, seperti apa makhluk atau alien yang ada di planet-planet itu.

Penggambaran alien dalam budaya populer memang sangat beragam. Dari makhluk berwarna hijau dengan mata besar ala tahun 1990-an, sampai penggambaran alien dalam film sci-fi terbaru seperti Arrival. Namun para ilmuwan memiliki prediksinya sendiri. Misalkan Dr. Maggie Aderin-Pocock dari lembaga penelitian luar angkasa Astrium, meyakini alien kemungkinan besar akan menyerupai biota laut seperti ubur-ubur dengan teori bahwa kehidupan bermula di laut. Ada juga teori bahwa alien akan mirip organisme yang hidup di lingkungan ekstrem seperti lautan dalam atau udara. Namun ada juga pakar yang meyakini bahwa rupa makhluk cerdas di luar angkasa itu ya bakal mirip seperti manusia.

Terlepas dari seperti apapun rupa alien, penemuan 7 planet ini jelas memberi kita perspektif baru untuk memandang alam semesta. Terutama dalam mendekatkan kita untuk menjawab pertanyaan terbesar tentang keberadaan kita di dunia. Saat ini keberadaan planet yang seperti bumi telah dapat dibuktikan. Ternyata bukan hanya satu planet, tapi sekarang sudah terdapat tujuh. Ke depannya pasti kita bisa menemukan lebih. Jika manusia di bumi ini memang hanya satu butiran pasir di tengah padang pasir, bisakah kamu membayangkan penemuan-penemuan seperti apa saja yang menanti kita di masa depan?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Comment dong...