Hanya 10% Orang di Dunia yang Melakukan 6 Kebiasaan Ini. Hasilnya, Mereka SUKSES Tanpa Terkecuali

0

Seorang CEO sebuah perusahaan cokelat ternama memutuskan untuk pensiun dari pekerjaannya. Ia kemudian mengumpulkan kedua putranya dan berkata, “Pergi dan temui suplier, diskusikan dengan mereka mengenai ide untuk rasa cokelat terbaru”.

Putra sulung lantas pergi lalu kembali dengan bangga dan mengatakan, “Mereka berpotensi untuk memasok raspberry, kelapa, dan pistachio”. Sedang putra bungsu kembali dan berkata, “Suplier sudah memastikan bahwa mereka bisa memberi kita pasokan rasa baru seperti raspberry, kelapa, dan pistachio. Mereka juga bersedia untuk menegosiasikan harga yang lebih murah jika kita memberikan investasi lebih untuk raspberry dan kelapa. Mereka bahkan akan memberikan harga grosir untuk satu lagi varian rasa yang sedang mereka buat jika kita berminat”.

Mendengar penjelasan dari kedua putranya, sang CEO kemudian memutuskan untuk menyerahkan jabatan kepada putra bungsunya.

1. Mereka adalah orang yang inisiatif dan selalu berpikir out of the box. Patuh aturan itu pasti, tapi bukan berarti nggak bisa berinovasi

inovatif via www.bandt.com.au

Berkaca dari cerita di atas, menunjukkan bahwa kebanyakan orang nggak berpikir out of the box. Berapa lama kamu duduk di tempat kerja dan melakukan pekerjaan yang persis sama dengan apa yang diperintahkan? Kamu sama sekali nggak pernah menyimpang dari petunjuk? Ketahuilah bahwa hal ini adalah perangkap. Bukannya, menjadi sukses, orang-orang yang melakukan hal yang sama tanpa berinisiatif justru nggak akan pernah berkembang.

Orang sukses akan memikirkan cara-cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu dan selalu berpikir out of the box.

2. Jadilah pribadi yang proaktif, bukannya reaktif. Kendalikan hidupmu, bukan hidup yang mengendalikanmu

proaktif via soundofheart.org

Misalnya, kamu adalah seorang mahasiswa. Ketika salah satu temanmu melakukan perbuatan yang kurang menyenangkan, tentu saja akan menimbulkan suasana yang nggak nyaman buatmu.

Jika kamu tergolong orang yang reaktif, kondisi yang nggak nyaman ini akan sangat mempengaruhi kualitasmu dalam beraktivitas. kamu merespon stimulus berdasarkan kondisi yang dirasakan (perasaan).

Tapi jika kamu adalah orang yang proaktif, kondisi nggak nyaman ini nggak akan mempengaruhi produktivitas. Kalaupun ada pengaruhnya, kamu tetap akan berpegang pada nilai tertentu. Jika nilaimu adalah belajar atau bekerja sebaik mungkin untuk menciptakan prestasi, maka apapun kondisi lingkungan yang dihadapi, nilailah yang akan selalu menjadi fokusmu. Dalam hal ini, kamu merespon stimulus berdasarkan nilai.

Orang sukses adalah mereka yang proaktif dan selalu berpegang teguh pada nilai sebagai landasan dalam bertindak, apapun yang terjadi.

3. Bertanggungjawab terhadap segala permasalahan yang terjadi di kehidupannya, bukannya lari dari kenyataan

tanggung jawab via www.huffingtonpost.com

Orang sukses sadar bahwa nggak ada yang bisa menangani masalah dalam hidupnya selain dirinya sendiri. Tanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian. Misalnya, sebagai seorang pelajar, haruslah mengerti dan menyadari posisimu untuk senantiasa belajar dan mengerjakan segala pekerjaan rumah dengan penuh dedikasi, karena hal-hal seperti itulah yang akan memengaruhi kesuksesanmu sendiri pada akhirnya. Hal-hal tersebut nggak ada kaitannya sama sekali dengan orang lain, karena yang menentukan jalan hidup kita, masa depan kita adalah kita sendiri.

4. Mengubah stres menjadi energi positif; fokuslah pada hal yang bisa dikontrol, abaikan yang di luar kemampuan

fokus via www.rd.com

Saat kamu merasa khawatir dan cemas karena stres, hal positif yang dapat dilakukan adalah memfokuskan pikiran pada hal-hal yang dapat dikontrol dan lupakan segala sesuatu yang nggak bisa dikontrol. Fokuslah pada daftar masalah yang bisa kamu hadapi, lalu segera susun langkah konkret yang dapat dilakukan untuk menyelesaikannya. Cara ini akan membuatmu mampu memecahkan stres dan memiliki energi positif untuk melangkah lebih lanjut untuk mencapai tujuan yang kamu targetkan.

5. Gunakan prinsip SMART; spesifik, terukur, dapat dicapai, realistis dan tepat waktu, untuk mencapai tujuanmu

smart

Banyak tujuan yang nggak bisa direalisasikan dengan sempurna, bahkan nggak bisa dijalankan sama sekali. Sehingga tujuan tersebut hanya menjadi khayalan. Akhirnya bukan tujuan yang didapat, tapi hanya putus asa, depresi, dan rendah diri.

  • Spesifik: kenali betul apa yang bena-benar kamu inginkan dengan menjawab pertanyaan 5W1H
  • Terukur: kenali jarak antara posisimu sekarang dengan posisi tujuan yang akan dicapai, seberapa besar atau seberapa jauh.
  • Dapat dicapai: Perkirakan seberapa besar kemungkinan untuk mencapai tujuan dengan strategi yang dimiliki.
  • Realistis: Buktikan bahwa tujuan tersebut bisa direalisasikan.
  • Tepat waktu: Tetapkan target kapan tujuanmu bisa diwujudkan.

6. Jadilah konsisten!

konsisten via papasemar.com

Melakukan sesuatu secara konsisten sangat penting dalam hidup. Konsistensi adalah sebuah usaha untuk terus dan terus melakukan sesuatu hingga mencapai tujuan akhir. Jika kamu sedang mengejar sebuah mimpi, cita-cita, atau target, pastikan kamu bisa menjaga konsistensi. Karena passion saja nggak cukup. Kamu harus punya disiplin diri untuk bisa terus konsisten. Jangan takut gagal, karena satu-satunya jalan menuju kesuksesan adalah mengalami kegagalan. Kenapa orang sukses itu minoritas, karena yang bisa konsisten bangkit tiap kali jatuh nggak banyak.

Nah, jika kamu sudah melakukan kebiasaan-kebiasaan di atas, termasuk sudah berinisiatif dan menjadi proaktif, maka selamat, kamu termasuk ke dalam 10% golongan orang-orang yang sukses!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

loading...

Comment dong...