Biar Selalu Ada Pemasukan, Inilah 5 Cara Pasti Mendapatkan Penghasilan Tambahan!

loading...

21 Februari 2017

Zaman sekarang ini, mendapatkan penghasilan tambahan bisa dilakukan dengan banyak cara. Asal kamu mau terus belajar, sih, kamu bisa mendulang uang dengan memanfaatkan kreativitas yang kamu punya.

Di sela-sela kegiatan harianmu, entah itu kuliah atau kerja, kamu masih bisa, lho, mengerjakan hal lain yang berpotensi menghasilkan duit tambahan untukmu. Apalagi kalau kamu pinter dalam mengelola waktu yang kamu punya di tengah kesibukan.

Nah, sekarang, biar kamu selalu punya pemasukan, berikut 5 cara pasti mendapatkan penghasilan tambahan yang bisa kamu coba detik ini juga:

 

1. Kamu bisa coba jadi freelancer dengan memanfaatkan keahlian yang dipunya saat ini

Bila kamu memiliki keahlian, kamu bisa memanfaatkannya untuk dijual sebagai jasa bagi mereka yang membutuhkan.

Misalnya, bila kamu punya keahlian di bidang desain grafis, ketimbang hanya dimanfaatkan untuk membuat meme-meme lucu saja, mendingan jadi freelancer desain grafis dan jual keahlianmu sebagai bentuk jasa kepada orang-orang atau perusahaan yang membutuhkan.

Ada banyak sekali proyek-proyek freelancing di internet. Untuk sekarang, coba mulai dari Fiverr, Upwork, atau yang lokal seperti Projects.co.id. Setiap hari pasti ada saja proyek baru yang bisa kamu lamar.

Dan perlu diketahui, kamu bisa memanfaatkan hampir semua keahlian yang kamu punya saat ini untuk mendapatkan penghasilan tambahan entah itu menulis, terjemahan, menjadi Virtual Assistant, mengelola dan menganalisa media sosial perusahaan, dan sebagainya.

Intinya, sembari terus belajar meningkatkan keahlian, rajinlah mencari peluang freelance sebanyak mungkin biar kamu bisa terus mendapatkan penghasilan tambahan.

2. Coba peruntunganmu dari blog; membangun dan mengembangkan blog sebagai passive income

Tahukah kamu, kalau blog juga bisa dijadikan sebagai sumber passive income? Bila kamu memiliki keahlian menulis, selain disalurkan sebagai freelance writer, kamu juga bisa membuat blog sendiri untuk menyalurkan tulisanmu.

Apalagi kalau kamu memiliki keahlian khusus di suatu bidang. Misalnya, kamu memiliki keahlian di bidang pengembangan website berbasis WordPress, kamu bisa membagikan tip dan trik atau tutorial khusus tentang topik tersebut. Orang-orang yang mencari informasi tentang hal itu akan tertarik untuk berkunjung ke blogmu dan membaca tulisanmu.

Atau bila kamu seorang mahasiswi kedokteran, kamu juga bisa membagikan pengetahuanmu tentang ilmu medis lewat blog kamu, bukan? Selain membagikan apa yang kamu pahami tentang bidang tertentu, kamu juga bisa meraup keuntungan lewat iklan yang terpasang di blog kamu.

Asal kamu rajin mengupdate blog kamu, sih, lambat laun blog tersebut bisa menjadi sumber passive income sehingga kamu senantiasa akan terus mendapatkan penghasilan tambahan. 

3. Memanfaatkan tren, cobalah menciptakan sumber penghasilan tambahan dengan membangun toko online lewat skema reseller atau dropshipping

Sekarang ini semakin banyak jumlah supplier untuk berbagai jenis produk. Kamu bisa memanfaatkan produk yang mereka miliki untuk dijual kembali dengan harga yang sesuai dengan perhitungan keuntunganmu.

Misalnya, produk olahraga dari Supplier A berharga normal Rp 200.000 per item. Kamu bisa membeli dan menjualnya kembali dengan harga Rp 250.000 sebagai reseller, atau bila diperbolehkan, dropshipping saja tanpa harus membelinya terlebih dahulu.

Kamu bisa menjualnya di media sosial seperti Facebook atau Instagram. Kamu juga bisa membangun toko online sendiri atau memanfaatkan online marketplace yang sudah banyak banget jumlahnya.

Dengan begitu, kamu yang mungkin selama ini gemar belanja online, kemudian akan berkesempatan untuk memulai bisnis online sendiri.

4. Agar uang yang kamu miliki sekarang bisa bertambah nilainya di kemudian hari; cobalah berinvestasi!

Jangan buru-buru takut setiap kali kamu mendengar kata “investasi”, karena apa yang kamu pikirkan belum tentu seperti kenyataannya. Banyak orang cenderung berpikir bahwa berinvestasi itu beresiko dan membutuhkan modal besar.

Sebenarnya tidak juga. Zaman sekarang ini kamu memiliki beragam pilihan instrumen investasi. Risk tolerance yang ada bisa kamu kondisikan menurut pemahaman dan kondisi keuanganmu terhadap investasi yang kamu pilih.

Kamu bahkan bisa mencari alternatif investasi yang lebih tepat bila kamu merasa tidak cocok dengan risiko yang ada pada instrumen investasi tertentu.

Atau kamu juga bisa membuka rekening deposito, mencoba obligasi bahkan saham. Mungkin investasi saham-lah yang paling sering menarik perhatian untuk memulai. Kamu bisa belajar dari rekan yang sudah mulai berinvestasi saham.

Kalau punya dana yang lebih besar lagi, coba juga investasi emas bahkan properti. Nah, sekarang, apakah kamu sudah siap untuk berinvestasi? Dan apakah investasi itu tepat untuk kamu?

Ketimbang kamu membiarkan uang yang saat ini kamu miliki diam saja tidak menghasilkan atau malah habis untuk tujuan yang tidak penting, lebih baik kamu investasikan uang yang kamu miliki sekarang agar nilainya bertambah di kemudian hari. Keuntungan dari hasil investasi kamu bisa menjadi sumber penghasilan tambahan, bukan?

5. Manfaatkan keahlian programming web development untuk membuat template website yang menjual

Maraknya perkembangan internet dan bertambahnya hal-hal yang bisa dimanfaatkan dengannya kemudian mendorong besarnya kebutuhan pembuatan website. Kamu juga bisa memanfaatkan hal tersebut untuk menciptakan sumber penghasilan baru.

Bila kamu paham tentang web development, kamu bisa meluangkan waktu untuk membuat template website yang tampilannya menarik untuk kemudian dijual. Peluangmu soal penjualannya bisa dibilang besar karena kebutuhan pasar terus-terusan meningkat.

Bayangkan, satu template website HTML standar normalnya berharga $10 hingga $20, tentu bergantung pada tingkat kerumitan pembuatan, tampilan dan segi fungsi yang dimilikinya.

Bila dalam template tersebut terjual 100 kali, kamu sudah mendapatkan $1000 – $2000. Bila dikonversi ke dalam rupiah, potensi keuntungan yang kamu dapat adalah Rp 13.365.000 hingga Rp 26.726.000. Itu hanya dari satu template saja, bagaimana bila kamu bisa membuat banyak template?

Belum lagi bila kamu bisa membuat template WordPress, yang harga penjualannya mulai dari $40 hingga $200 per template. WordPress merupakan sebuah software blogging yang lebih dikenal sebagai Content Management System (CMS), seiring waktu tidak hanya digunakan untuk blogging namun hampir mencakup semua kebutuhan online bisa dibangun dengan WordPress. Bahkan, 25% website yang ada di internet saat ini terbuat dari WordPress. Besar sekali, bukan?

Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mempelajari bagaimana WordPress sebagai sebuah framework web bekerja, sehingga kamu bisa membuat template WordPress dan meraup penghasilan tambahan darinya.

Kamu kemudian bisa menjual template website yang kamu buat ke marketplace khusus seperti Themeforest.net ataupun TemplateMonster.com. Kamu juga bisa membuat website sendiri berupa portofolio untuk menjual template tersebut.

Nah, bagaimana menurut kamu? Apakah ada sesuatu dari daftar di atas yang bisa kamu terapkan sekarang juga? Bila ada yang terlewatkan, mohon berikan tanggapan melalui komentar. Semoga bermanfaat!

Comment dong...