Belajar Parenting Gaya Anji yang Dekat dengan ke-5 Anaknya. Urusan Ayah Bukan Cuma Cari Nafkah Saja, ‘kan?

loading...

27 Maret 2017

Semua orang tahu bahwa bekerja dan mencari nafkah adalah kewajiban ayah. Nggak bisa dipungkiri, banyaknya deadline di kantor memang sangat menguras tenaga, pikiran dan juga waktu. Dari situlah membuat banyak ayah benar-benar menyerahkan semua hal tentang anak pada istrinya. Padahal, kedekatan ayah dengan anak sangat penting, lho! Bonding yang kuat antara ayah dan anak dipercaya dapat membuat emosi anak lebih stabil.

Hal inilah yang ditunjukkan Anji kepada ke-5 anaknya. Lewat akun Instagramnya, Anji benar-benar terlihat sangat family man. Meski jadwal manggungnya padat dan harus sering berpindah-pindah kota, ia tak lupa selalu memanfaatkan waktu yang ada untuk tetap dekat dengan anak-anak. Lewat tagar #ParENTINGgayaAnji, ia banyak mengunggah aktifitasnya bersama keluarga. Yuk, kita kepoin!

1. Cuma menyisir rambut, sih. Tapi kedekatan memang dimulai dari hal-hal simpel, bukan?

2. Anak-anak memang suka ngeyel dan kekeuh kalau punya mau. Nggak perlu marah, justru Anji sangat sabar menghadapainya

3. Nggak ada yang namanya anak nakal. Yang ada adalah anak kreatif. Begini cara Anji menasihati anaknya yang baru saja memukuli adiknya

.

Kenapa tidak boleh pake kata NAKAL? Kenapa kata NAKAL harus diganti dengan kata KREATIF? Nanti #LeticiaCharlotte tidak tahu dong kalau DIA salah? . Begini, yang dipukul bukanlah Saga atau Sigra tapi Nael/Eces. Jadi saya rasa bukan karena kecemburuan. Mungkin saja Leticia mencontoh hal jelek dari teman atau yang dilihat di TV/YouTube/media lainnya. Sebagai orangtua, saya merasa harus memberi tahu Leticia ketika DIA salah. Bukan memarahi berlebihan loh ya, tapi diberi tahu bahwa itu salah. . Kalau kata NAKAL diganti KREATIF, nanti Leticia akan berpandangan bahwa nakal itu adalah kreatif dan malah melakukan itu terus-menerus. Malah salah menurut saya. Sekali lagi, ini MENURUT SAYA, Papanya. Ini juga selalu saya komunikasikan sama Mamanya. @itsmarciajoseph juga Minda @winatalia bahkan Oma @mariajosephvdh . . Menurut saya, seorang anak harus tahu dan diberi tahu ketika DIA salah. Juga harus diberi tepuk tangan dan pujian ketika DIA membuat sesuatu yang hebat/berprestasi. . Oiya, saya lihat beberapa akun yang bilang jangan pake kata NAKAL, belum punya anak. Juga yang bilang kenapa sepatu ditaro di tangga, rumah kami sedang renovasi jadi barangnya bertebaran di mana-mana. Hehe. . Jangan lupa senyum hari ini. Ting. #ParENTINGgayaAnji #LeticiaVideo

A post shared by Leticia Charlotte (@leticiacharlotte) on Dec 5, 2016 at 3:22am PST

4. Menurut Anji, laki-laki memang harus menghidupi keluarga, tapi juga harus tetap menjaga hubungan batin dengan anak-anak

5. Membersamai apa yang jadi kesukaan anak jadi cara Anji untuk berinteraksi dan berkomunikasi bersama mereka

6. Orangtua bukan berarti menjadi superior. Belajar bisa dari mana saja, termasuk juga dari anak-anak

7. Mengajarkan disiplin haruslah sejak dini. Jangan anggap mereka belum tahu karena masih kecil. Tapi mereka akan bisa karena terbiasa. Begini cara Anji mengajarkan tentang kedisiplinan

8. Semua orang punya phobia termasuk anak-anak. Agar bisa lebih berani, Anji justru mengajarkan anak untuk melawan rasa takutnya. Bukan malah dihindari

9. Menurut Anji, merekam momen dengan anak-anak adalah satu hal yang sangat penting. Agar semua memori terdokumentasikan dengan baik. Mungkin kamu mau tiru?

10. Anji juga nggak pelit untuk berbagi ide permainan yang dia lakukan sama anak-anaknya. Bermain sambil belajar pakai Google Translate seperti ini contohnya

11. Menghargai yang anak buat atau lakukan adalah hal penting. Ini harus dicatat baik-baik ya

12. Kotor itu bisa dibersihkan, tapi kesenangan seperti ini tak bisa dibeli

Begitulah sejatinya menjadi laki-laki. Berani mengajak berumah tangga nggak cuma siap menghidupi secara materi, tapi juga siap jadi ayah. Bagimana, sudah ketemu sama calon ibunya anak-anakmu belum?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Comment dong...