Bahayanya Kalau Kamu Sampai Salah Jurusan. Passion Sampai Masa Depanmu Akan Ikut Dipertaruhkan!

loading...

10 Februari 2017

Nah, sahabat Hipwee, kali ini saya akan membagikan artikel tentang bahaya salah jurusan. Wah, jurusan apa sih maksudnya? Jurusan angkutan umum? Jurusan bis antarkota? Atau jurusan kereta? Eh, salah semua! Yang di maksud adalah salah jurusan kuliah.

Berdasarkan survey dari Integrity Development Flexibility tahun 2014, terdapat 87% mahasiswa Indonesia yang salah memilih jurusan.

Wah, wah, kok bisa? Ya, bukan karena mereka asal pilih saat penentuan jurusan, hanya saja saat mereka merasakan langsung proses pembelajarannya kebanyakan dari mereka merasa jika jurusan yang telah dipilih tersebut tidak sesuai dengan passion-nya.

Jadi, pada dasarnya untuk kamu calon MABA (Mahasiswa Baru) ada baiknya jika kamu menentukan dulu apa yang menjadi passion kamu dan jelajahi dulu karir-karir apa saja sih yang yang membuat kamu tertarik. Mungkin kamu bisa jelajah karir di sini.

Kebanyakan dari mereka yang sudah sadar salah jurusan cuma bisa berdiam diri dan menetap karena tidak tahu apa yang harus mereka lakukan ke depannya. Hmm, tidak ada salahnya sih salah jurusan. Tetapi untuk sebagian orang, itu bisa membuat mereka frustasi; bahkan merasa minder berada di sekeliling teman-temannya. Untuk sebagian yang lain, ada juga yang salah jurusan tapi mereka tidak peduli (seperti teman-teman saya).

Nah, ada kisah seru nih dari teman saya yang salah pilih jurusan, padahal sudah saya katakan untuk tahu potensi diri terlebih dahulu baru memilih jurusan yang cocok. Seperti, mau jadi apa kamu nanti, dan harus ke mana kamu untuk menggapai inginmu. Ternyata alasan dia salah memilih jurusan karena keinginan orangtua.

Nah, nah, jadi salah-salahan padahal kamu bisa saja mencari jalan tengah untuk masalah ini. Seharusnya kamu bisa bicara baik-baik tentang apa yang menjadi keinginan kamu kepada orangtua dan usahakan beliau dapat percaya dengan apa yang kamu katakan.

Selain jadi pertentangan, kamu juga bisa menguras masa mudamu dengan hal yang tidak kamu suka. Alhasil, jadilah kamu tidak awet muda, Bagaimana tidak? Kamu menghabiskan masa mudamu dikelilingi pelajaran dan tugas yang bertolak belakang dengan passion-mu.

Sekali lagi, tidak salah juga jika kamu mencoba mencintai apa yang kamu benci. Tapi apakah semudah kamu membalikkan telapak tangan? Atau semudah kamu melepaskan belahan jiwa untuk orang lain (eh)?

Dan selanjutnya, siapa sih yang tidak tahu jika salah jurusan itu menghambur-hamburkan banyak uang? Untuk kamu yang mendapatkan beasiswa full agak beruntunglah kamu. Jika kamu merasa salah jurusan, mungkin hanya masa mudamu yang terkikis, hehe. Tapi untuk sebagain orang dengan biaya dari orangtua atau usaha sendiri, tidaklah kamu sadar jika kamu mengabiskan begitu banyak uang untuk hal yang tidak kamu suka?

Artikel ini saya buat berdasarkan dengan pengalaman pribadi dan juga keadaan lingkungan sekitar saya. Untuk itu, kamu yang sudah terlanjur memilih jurusan; jangan sedih atau tersinggung! Anggap saja kamu masuk angkutan tetapi salah tujuan. Kamu bisa pilih segera untuk turun jika belum terlalu jauh dan coba putar arah. Hmm, atau juga kamu bisa memilih melanjutkan perjalanan dengan mencoba jatuh cinta pada jurusan itu.

Ada baiknya kamu terlebih dahulu tahu potensi diri kamu sebelum kamu menetapkan dengan teguh untuk apa yang menjadi inginmu.

Comment dong...