Ads Top

Pijat Usai Pangkas Rambut Bisa Berisiko Kematian! Kenali Tanda-tandanya


Di tukang pangkas maupun salon, pijatan usai pangkas rambut biasa dilakukan. Pijatan meliputi kepala, leher, hingga punggung. Layanan ekstra ini sangat dinikmati pelanggan untuk menghilangkan pegal-pegal karena letih beraktivitas.


Pijat Usai Pangkas


Namun, seperti dilaporkan Times of India , seorang dokter di RS Medanta, India, mengingatkan agar hati-hati menjalani pijat usai pangkas rambut.


Pijatan di tengkuk dan leher yang dilakukan pemangkas rambut bisa menyebabkan kerusakan jangka panjang pada sendi leher dan jaringan sekitar, kerusakan pada otot, pada saraf, bahkan menyebabkan kelumpuhan diafragma bilateral, terang dokter yang bernama Anand Jaiswal tersebut.


Kasus ini ditemukan pada seorang pria bernama Kumar (40 tahun). Ia mengalami kelumpuhan diafragma sehingga membutuhkan ventilator sepanjang hidupnya untuk bernapas.


Awalnya terdeteksi tidak berfungsinya jantung dan paru-paru pada Kumar. Para dokter kemudian melakukan penelitian lebih lanjut. Ditemukan tidak berfungsinya jantung dan paru-paru itu karena pola pernapasan yang abnormal.


Dada Kumar bergerak ke arah dalam, bukan meluas. Gerakan dada yang tidak normal itu menyebabkan penurunan kadar oksigen dalam darah dan mempengaruhi pola pernapasan.


Pola pernapasan yang abnormal tadi disebabkan oleh kerusakan saraf frenik karena pemijatan oleh tukang pangkas, kata dr. Anand dalam penjelasannya lebih lanjut.


Dokter Shakir Husain, sejawat dr. Anand, menambahkah, pijat di leher dapat menyebabkan robeknya arteri vertebralis. Jika robeknya kecil, akan sembuh dengan memberikan pengencer darah selama dua bulan. Tapi, dalam beberapa kasus, operasi harus dilakukan untuk membersihkan aneurisma (pelebaran abnormal pada pembuluh nadi) akibat robekannya.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.