Ads Top

Kisah Haru Iwan Fals, Kehilangan Mendiang Putranya, Galang Rambu Anarki


1515830084-picsay


Cepatlah besar matahariku, Menangis yang keras janganlah ragu, Hamtamlah sombongnya dunia buah hatiku, doa kami di nadi mu. 


Demikianlah seuntai lirik lagu ungkapan cinta seorang Iwan Fals ketika putranya Galang Rambu Anarki terlahir kedunia.


Sebuah lagu yang sangat populer, Seolah tak asing lagi ditelinga pencinta musik tanah air, Lagu ini bercerita kekhawatiran ayah ayah kaum jelata tentang melambungnya harga harga kebutuhan pokok, saat itu.


Namun mengulik lebih jauh, lagu ini tidak hanya bercerita tentang keresahan naik nya sembako, akan tetapi lebih mendalam ada ungkapan cinta seorang ayah kepada buah hatinya.


Galang Rambu Anarki sendiri adalah nama dari putra pertama Iwan Fals, yang telah meninggal sekian lama. Galang, lahir tepat 1 Januari 1982, sayangnya meninggal diusia remaja pada 25 April 1997, saat usianya baru 15 tahun.


1515830296-picsay


Penyebab kematian Galang pun masih diperdebatkan, sebagian orang percaya ia meninggal disebabkan overdosis narkoba. Sementara pihak keluarga membantah tuduhan tersebut, Galang meninggal setelah berjuang melawan penyakit asma akut yang dideritanya.


Meninggalnya Galang adalah pukulan terberat bagi kedua orang tuanya, kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi sang ayah, saat saat mengharukan ketika Iwan Fals turut memandikan jenazah putranya.


Kepergian Galang juga mengajarkan Iwan Fals untuk lebih bertanggung jawab terhadap keluarganya. Semasa hidupnya, Galang sendiri adalah tipe anak yang militan, jiwa pemberontak nya tak ingin dianggap mengekor nama besar sang ayah, suatu kali ia sempat nekat mengendarai mobil dari Jakarta ke Bali, bahkan tanpa SIM.


Galang juga sempat keluar dari sekolahnya di SMP Pembangunan Jaya di Bintaro, demi hasratnya bermusik, sepertinya darah musiknya diwarisi dari sang ayah. ia bahkan mengutarakan ingin menikah dan percaya diri bisa menafkahi keluarga dengan bermusik. Dibalik sikapnya yang radikal dan kerap merepotkan ayahnya, Galang ternyata bukan tipe anak yang senang berfoya foya, ia hanya minta uang untuk naik angkot ke sekolah, selebihnya ia tak pernah merengek minta jajan.


Di hidupnya yang singkat ternyata Galang sempat berkarier didunia musik, ia pernah mendirikan sebuah band dengan nama Bunga. Ia sendiri menempati posisi gitaris, bahkan mereka sempat mengeluarkan album.


Dimasanya, sosok Galang sempat di idolakan remaja saat itu, tak lain disebab gaya hidupnya yang unik, ia sering menghabiskan waktu ditempat nongkrong langganannya, Pondok Indah Mall, penampilan khas nya adalah kaos oblong dengan aksesoris kalung kawat, yang banyak ditiru remaja saat itu.


1515829840-picsay


20 tahun sudah Galang pergi meninggalkan kisah haru bagi penggemarnya, bahkan sang ayah kerap tak sanggup menahan haru, saat mengingat sosok galang. Namun kesederhanaannya selalu membekas dihati para penggemarnya, selain karya karyanya yang menginspirasi.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.