Ads Top

Inilah Kisah 3 Orang yang Jadi Korban Cinta Online


Semenjak teknologi berkembang pesat, jarak pun semakin singkat dan pertemanan pun semakin luas, dan disaat yang sama munculah benih benih rasa yang menjadi sebuah dorongan kuat yang disebut dengan cinta online. Namun seperti membeli kucing dalam karung ada begitu banyak hal yang tidak diketahui dan malah berakhir dengan duka dan patah hati, Inilah beberapa kisah cinta online yang berakhir dengan buruk.


Jatuh Cinta dengan Wanita Cina, Pria ini Hampir Mati Membeku



Seorang pemuda bernama Pratt jatuh cinta pada seorang gadis. Semua berjalan lancar, namun ada ada tiga masalah yang mengganjal.1 Dia tinggal di China. 2 Mereka tidak pernah bertemu langsung 3. Dia hanya mengenalnya dengan nama Xiaoqian. Namun demikian, pemuda tersebut memutuskan bahwa dia akan mengejutkan kekasihnya dengan terbang sejauh 7.000 mil ke Jiangshan, China. Ketika dia tidak dapat menemukan belahan hatinya secara langsung, Pratt mabuk dan jatuh ke Sungai Xu, hampir tenggelam di air yang sedingin es. Dia diselamatkan oleh polisi. Setelahnya dikirim kembali ke A.S dengan kondisi patah hati.


Wanita Amerika yang Mengirim Uang 1 juta Dollar Untuk Kekasihnya di  Afrika



Seorang wanita bernama Sara jatuh cinta pada, Chris Olsen, seorang pengusaha Italia yang tinggal di Afrika. Meskipun dia belum pernah bertemu dengan Chris, dia merasa seperti istrinya dan tahu mereka akan menikah suatu hari nanti. Sayangnya, dia mengatakan bahwa setiap kali Chris mencoba datang ke A.S. mereka memasukkanya ke penjara. Sara lalu membayar tagihan hotel, kartu kredit, dan mengiriminya uang tunai. Dalam 18 bulan, Sara mengatakan bahwa dia telah mengiriminya lebih dari satu juta dolar. Sara 95% yakin ini bukan tipuan, dan Chris akan membayarnya kembali suatu hari nanti. Hingga hari ini sosok Chris tidak pernah muncul secara nyata dalam kehidupan Sara


Wanita Inggris yang Dicampakkan Setelah Sang Suami Dapat Visa 



Patricia, seorang pensiunan berusia 64 tahun, mengira telah menemukan cinta sejati dengan seorang pria bernama Mondher yang berusia 33 tahun lebih muda dan tinggal di Tunisia. Pria itu mengklaim bahwa usia hanyalah sebuah angka dan merayu Patricia dari jauh. Meskipun mengalami osteoporosis, Patricia terbang ke negara tersebut dan menikahi Mondher, membayar seluruh pernikahan. Delapan bulan kemudian, visa Patricia habis dan Modher akhirnya mengikuti Patricia pulang ke Inggris,. Tapi setibanya di Inggris Modger pergi meninggalkan Patricia dengan alasansemua sudah diluar kendali. Patricia merasa tertipu, apa yang sebenarnya Modher inginkan hanyalah Visa ke Inggris.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.