Ads Top

Ini Dia, Kelompok Hacker Bank yang Paling Berbahaya di Dunia


Beberapa hari yang lalu, heboh virus Wannacry yang menyerang ribuan jaringan komputer rumah sakit di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Penyebar virus minta tebusan sejumlah uang yang dikonversi dalam bentuk bitcoin.


Namun memang, maling duit miliaran rupiah di era digital, tak perlu lagi dengan aksi koboi misal merampok bank yang bisa saja berakhir mati konyol. Cukup lewat dunia maya, seperti yang dilakukan para hacker penyebar virus Wannacry. Ya, cukup dengan malware semacam wannacry, para peretas sudah bisa menggangsir isi kas bank atau menuntut  bayar tebusan kepada perusahaan atau juga  rumah sakit dari  jarak jauh. Bahkan dari benua yang berbeda.


Sumber: jalantikus.com

Ya, kejahatan di dunia maya, atau cyber crime makin canggih saja. Para peretas banyak menyasar korporasi atau bank-bank besar. Cukup mengandalkan virus semacam malware pada sistem bank, mereka leluasa menggondol duit.


Pada 2015, perusahaan software anti virus Kaspersky Lab, melansir hasil investigasinya tentang peretasan bak di dunia maya. Dari hasil investigasinya, Kaspersky mencatat para pembobol bank di dunia maya, kebanyakan berasal dari tiga negara. Tiga negara yang dimaksud adalah Rusia, Cina dan Ukraina.


Dari hasil investigasi yang dilakukan, Kaspersky juga mencatat, ada 100 bank di 30 negara yang berhasil dibobol para peretas. Kebanyakan para peretas pencuri duit itu berasal dari tiga negara, China, Rusia dan Ukraina.


Yang menarik, investigasi Kaspersky juga menemukan fakta, para peretas membatasi jumlah uang curiannya. Mereka mencuri maksimal 10 juta dollar per bank. Para peretas, biasanya membobol bank dalam waktu dua hingga empat bulan. Total duit yang sudah digangsir para peretas sejak 2013, jumlahnya cukup fantastis, mencapai 1 miliar dollar. Jumlah yang sangat jumbo. Silahkan hitung kalau dirupiahkan. Yang pasti, akan bikin mata terbeliak.


Dan, ada satu kelompok peretas bank yang paling agresif dan berbahaya menurut Kaspersky. Kelompok ini, hingga sekarang masih aktif beroperasi. Kaspersky menyebut kelompok peretas itu, kelompok Carbanak.  Wah, makin ngeri saja yah. Ternyata, menyimpan duit di bank, juga tak aman. Sewaktu-waktu bank bisa dibobol.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.