Ini Kesaksian Pemimpin Penculik Jenderal MT Haryono yang Jarang Terungkap

Ini Kesaksian Pemimpin Penculik Jenderal MT Haryono yang Jarang
Terungkap

Letnan Jenderal MT Haryono, adalah salah satu jenderal yang jadi korban penculikan pada peristiwa G30S/PKI tahun 1965. Bersama dengan lima jenderal lainnya, Jenderal MT Haryono dijemput paksa dari kediamannya masing-masing, untuk kemudian dibawa ke Lubang Buaya, dan di kubur di dalam sumur.


Jenderal MT Haryono sendiri saat diculik, sempat melakukan perlawanan. Tapi, ia tewas oleh berondong peluru dari senjata tentara yang menculiknya. Jenderal MT Haryono tewas di dalam rumahnya. Mayatnya kemudian dibawa gerombolan penculik ke Lubang Buaya.


Sumber foto: rula.co.id

James Luhulima, dalam buku, Menyingkap Dua Hari Tergelap di Tahun 1965, Melihat Peristiwa G30S dari Perspektif Lain, mengurai sepenggal kronologis saat Jenderal MT Haryono diculik. Ketika pasukan penculik yang dipimpin Sersan Kepala Boengkoes tiba di rumah Jenderal MT Haryono, langsung menggedor pintu. Istri Jenderal Haryono sempat membuka pintu, tapi setelah melihat yang datang mencurigakan, ia pun langsung mengunci kembali pintu.


Istri Jenderal Haryono pun segera bergegas kembali ke kamar memberitahu apa yang terjadi pada suaminya. Jenderal Haryono pun langsung mematikan semua lampu dalam rumah. Tak mau kehilangan buruannya pasukan penculik mendobrak pintu.


Pasukan penculikan pun masuk ke dalam rumah yang sudah gelap gulita. Sersan Boengkoes dalam kesaksiannya saat diwawancara Kompas, 26 Maret 1999 mengungkapkan, saat dia sedang mencari stop kontak untuk menyalakan lampu rumah, tiba-tiba Berkelebat bayangan putih. Kata Boengkoes, karena kaget salah satu anak buahnya langsung memberondongkan peluru senjata ke bayangan putih itu.


Setelah lampu nyala, ternyata bayangan putih itu tak lain adalah sosok Jenderal Haryono yang ketika itu mencoba merebut senjata salah satu tentara penculik. Sayang aksi merebut senjata itu gagal. Jenderal Haryono pun meninggal ditempat, perutnya terkena beberapa tembakan.


Tiba-tiba bayangan putih melintas dengan cepat di depan kami. Karena kaget salah seorang anak buah saya menghentakkan jari ke pelatuk senapannya dan melepaskan tembakan ke arah bayangan putih tersebut. Setelah lampu berhasil dinyalakan, baru terlihat bahwa Mayjen MT Haryono yang mengenakan baju kaus dan celana putih terkena tembakan di bagian perut, begitu kesaksian Sersan Boengkoes saat diwawancarai Kompas, seperti dikutip James Luhulima dalam bukunya.


Semoga bermanfaat