Ads Top

Awas! 4 Penyakit Berbahaya Ini Ditandai Rasa Haus Berlebih


penyakit yang ditandai rasa haus berlebih


Pernahkah Anda mengalami kondisi tubuh yang sering merasa haus sepanjang waktu, dan melebihi batas kewajaran? Sehingga tubuh cenderung berkeinginan untuk mengonsumsi air  secara berlebih, meskipun hal demikian sudah melebihi batas asupan air yang dibutuhkan.


Ternyata kondisi tubuh yang semacam itu, merupakan pertanda bahwa tubuh sedang mengalami gangguan atau permasalahan. Sehingga dari situ bisa ditemukan adanya beberapa jenis penyakit yang ditandai dengan rasa haus secara terus menerus.


Nah, inilah jenis penyakit yang ditandai dengan rasa haus secara berlebih :


1. Anemia


Berdasarkan apa yang telah diungkapkan oleh Laura M Hahn, MD, yakni dokter perawatan primer yang berada di Mercy Medical Center, menunjukkan bahwa rasa haus yang dialami tubuh secara normal dikarenakan oleh sesuatu hal yang menjadikan kadar air menurun, serta keseimbangan kadar garam di tubuh mengalami perubahan.


Dan jika kondisi tubuh sering merasa haus yang di luar kondisi tersebut, maka bisa saja menjadi pertanda bahwa tubuh mengalami Anemia.


2. Sebagai pertanda diabetes


Seringkali merasa kehausan juga menjadi pertanda diabetes. Yang mana di saat kondisi kadar gula meningkat, maka di saat itu pula kinerja ginjal akan lebih keras. Sehingga tubuh pun akan memaksa organ ginjal untuk membuang glukosa melalui urin. Dengan begitu, tubuh akan seringkali buang air kecil dan membuat tubuh merasa haus serta mengonsumsi lebih banyak air.


3. Darah rendah


Tekanan darah rendah hingga di bawah kondisi normal yang dikarenakan timbulnya stres kronis, juga dapat memicu tubuh untuk sering merasa haus secara berlebih. Selain itu stres kronis ini juga bisa menyebabkan kelenjar adrenal tidak bisa berfungsi dengan baik. Sehingga dari situ, menjadikan tubuh mengonsumsi lebih banyak air sebagai cara untuk menghilangkan gejala dari tingkat stres ini.


4. Ketoasidosis diabetikum


Ketoasidosis Diabetikum, merupakan komplikasi diabetes karena kondisi kadar gula sudah terlalu tinggi, sedangkan kadar insulin dalam tubuh berkurang. Sehingga tubuh tak lagi mampu menggunakan glukosa, pada akhirnya memecah lemak sebagai bahan bakar penggantinya. Alhasil, hal tersebut seringkali memicu sakit perut di bagian atas, susah bernapas panjang, sering buang air kecil, serta rasa haus secara terus menerus.


Semoga bermanfaat



Powered by Blogger.