Ads Top

5 Kegalauan Setelah Menjadi Istri

5 Kegalauan Setelah Menjadi Istri
Jika selama ini kamu dibuat galau dengan berbagai macam pertanyaan orang terdekatmu tentang kapan menikah, maka anggapanmu salah jika mengira tidak ada lagi kegalauan setelah kamu menikah. Berikut beberapa "kegalauan" yang akan kamu temui setelah resmi menyandang sebagai pasangan suami istri.

1. Menu masakan sehari-hari

Setiap pasangan baru yang memulai kehidupan rumah tangga pasti akan menemui ketidak cocokan satu sama lain. Misalnya saja selera untuk menu masakan sehari-hari. Kamu suka masakan seafood sedangkan dia tidak suka, bahkan alergi masakan seafood tertentu, waduh bisa repot kan ?

Bayangkan saja, jika dia nggak selera makan gara-gara kamu memaksa masak seafood dirumah.

Setiap hari kamu pasti galau berdiri lama-lama di depan Kulkas sembari memikirkan menu apa hari ini. Kegalauan belum berakhir saat menu sudah dimasak, apakah masakanmu enak dan disukai suami atau enggak, well.. saking bingungnya, kamu pasti akan sering telpon ibumu untuk meminta resep andalan agar bisa menyajikan menu kesukaan suami.

2. Rasanya 24 Jam Tidaklah Cukup Bagimu Yang Sudah Menikah

Setelah menikah, aktivitasmu akan berbeda dengan keadaan saat kamu single. Sebagai seorang istri kamu harus pandai mengatur waktumu terlebih lagi apabila kamu adalah seorang wanita karir atau bekerja diluar rumah. Rasanya kamu selalu kehabisan waktu untuk menyelesaikan tugasmu di kantor dan tugasmu di rumah sebagai seorang istri dan juga ibu.

Bangunmu Harus Lebih Pagi, Tidurmu Harus Lebih Larut

Setiap pagi kamu harus melawan rasa malasmu untuk bangun lebih pagi dari anggota keluarga yang lain. Kamu harus menyiapkan sarapan, menyiapkan baju kerja untuk suami, membersihkan rumah dan pekerjaan rumah tangga lainnya, syukur-syukur suamimu tanpa diminta akan membantumu menyelesaikan pekerjaan rutin tersebut.

Saat pulang kerjapun hingga menjelang tidur kamu masih harus mengerjakan pekerjaan rumah yang tak ada habisnya.

3. Bye "Me Time"

Kegalauan ini pasti pernah dialami sebagian besar wanita yang telah menikah, Merasa tidak cantik lagi setelah menikah dengan perubahan bobot badan dan kulit muka serta tangan yang kusam membuatmu bertanya-tanya kapan bisa merawat diri seperti dulu sebelum menikah, karena hanya untuk sekedar olahraga dan kesalonpun sekarang kamu tidak sempat.

Pah, tangan mama kusam ya ?

Pah, perut mama buncit ya ?

Pah. mama gak cantik lagi ya ?

Tapi pada akhirnya perubahan atas fisikmu itu akan menjadi kekhawatiran sementara saja, karena kamu lebih mementingkan agar seluruh kebutuhan suami dan keberlangsungan rumah tangga daripada diri sendiri.

Yang penting rumah rapi bersih dan nyaman

Yang penting baju suami rapi bersih wangi

Yang penting makanan suami enak dan sehat

Yang penting..

Yang penting..

4. Ikutan Arisan Dimana-mana

Girls, kalo kamu udah menikah pasti banyak tawaran arisan dimana-dimana, dan kamu seakan-akan "dipaksa" untuk ikut kedalam kelompok-kelompok arisan tersebut, misalnya saja arisan ibu-ibu komplek rumah, arisan dikantor, arisan dikantor suami, arisan keluarga, dan masih banyak lagi. Kalo gak ikutan kamu bisa dicap sombong sama ibu-ibu se-Komplek Loh !!

Jadi, kamu setiap bulannya harus menyisihkan penghasilanmu untuk membayar iuran arisan-arisan tersebut ya girls, itung-itung untuk nambah pergaulan dan juga bertukar informasi disetiap pertemuan arisan. Jadi, kamu bisa ambil hal positifnya disamping berkurangnya uang belanja karena harus bayar iuran arisan dan juga momen bergosip bersama emak-emak komplek, Hihi..

5. Menahan Hasrat Untuk Shopping

Berbelanja atau Shopping adalah hal yang sangat disukai bagi sebagian besar wanita, dulu saat masih single wanita bisa menghabiskan uang untuk shopping barang apapun yang diinginkan tanpa memikirkan hal itu merupakan suatu pemborosan, karena kadang barang yang dibeli tidaklah begitu penting untuk dibeli.

Berbeda saat wanita telah menikah, bahkan untuk membeli lipstik pun masih mikir beribu kali.

Hmm, daripada beli lipstik mending beli susu atau popok buat si kecil

Karena prioritasmu sekarang bukanlah dirimu saja, ada si buah hati dan si bayi besar suami yang sekarang menjadi prioritasmu.

Semoga Bermanfaat
Powered by Blogger.