Ads Top

3 Selebriti Terjerat Kasus Narkoba, Fokus Pada Ketegaran dan Ketegasan Jeremy Thomas

3 Selebriti Terjerat Kasus Narkoba, Fokus Pada Ketegaran dan Ketegasan Jeremy Thomas
Barang haram, narkoba kini semakin luas beredar di masyarakat. Kalangan selebriti bisa dikatakan menjadi salah satu kelompok yang sangat akrab dan berpeluang besar untuk bergaul dengan barang-barang terlarang di Indonesia tersebut. Jika beberapa bulan lalu Rido Rhoma cukup mengagetkan karena mengonsumsi narkoba, kini bertambah beberapa nama yang menyusul jejaknya untuk berurusan dengan hukum dengan penyebab yang sama.

Dalam satu bulan terakhir setidaknya ada tiga nama yang telah diringkus aparat dan kini harus menjalankan proses hukum sesuai dengan Undang Undang di tanah air. Mereka adalah Ammar Zoni, Axel Matthew Thomas, dan Pretty Asmara.

Dikenal Sebagai Pribadi Religi, Ammar Zoni Takluk dengan Iming-Iming Nikmatnya Narkoba

Pada 2013 lalu, Ammar Zoni memulai kariernya sebagai seorang model lalu melebarkan sayap hingga berekesempatan membintangi beberapa sinetron di layar kaca televisi. Sosoknya dikenal sebagai pribadi alim dan ramah kepada sesama. Pihak keluarga bahkan terkejut ketika pemberitaan ramai mengabarkan bahwa pria berusia 24 tahun itu menjadi konsumen narkoba sejak satu tahun terakhir. Masyarakat awam pun berekspresi demikian dan sempat membanding-bandingkan sosoknya dengan rapper Young Lex.

Sebab, Ammar memang tak pernah terlihat buruk di mata penggemarnya berikut dengan penampilan fisiknya. Sedangkan Young Lex beberapa dikenal sebagai pria penuh tato di tubuhnya dan sempat memiliki konflik kecil dengan rekannya sesama artis. Saat status tersangka pada kasus narkoba disandangnya dan 12 tahun penjara menjadi ancaman hukuman untuknya, tentu karier Ammar Zoni di industri tanah air sedikit memudar atau lenyap sama sekali. Bagaimanapun itu, sang ayah memintanya untuk fokus pada perbaikan diri dan melupakan kariernya untuk sementara waktu.

Ammar Zoni tidak sendiri saat ditangkap tangan oleh satuan narkoba Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat di kediamannya, Depok, Jawa Barat pada 7 Juli 2017 kemarin. Ia bersama seorang pria berinisal M dan satu asistennya yang diduga sebagai pihak yang melakukan transaksi barang tersebut.

Axel Matthew Thomas Jadi Tersangka Psikotropika, Sosok Jeremy Thomas Sebagai Ayah Sangat Mengagumkan

Axel kini mendekam di rumah tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan per Rabu kemarin karena terbukti bersalah dalam penyalahgunaan narkoba dengan Undang Undang tentang Psikotropika. Sebelumnya, remaja berusia 19 tahun ini diketahui mendapat perlakuan tak mengenakan dari oknum polisi di Hotel Kristal, Jakarta Selatan pada Sabtu malam. Setelah penyelidikan dan pemeriksaan berlanjut, polisi akhirnya bisa membeberkan bukti transaksi Happy Five yang dilakukan anak kandung Jeremy Thomas tersebut.

Dari rentetan kasus tentang Axel, pandangan pribadiku terfokus pada peran Jeremy sebagai seorang ayah. Ia dengan sigap bertindak melaporkan penganiayaan yang diterima sang anak kepada pihak berwajib tanpa kompromi. Maklum, saat itu ia reaksioner karena tak terima anak yang ia besarkan penuh kasih sayang tiba-tiba mengaku telah dipukuli tanpa ada sebab yang jelas dari oknum tersebut. Namun kenyataan menunjukkan bahwa pengakuan sang putra adalah kebohongan dan ternyata putra sulung aktor senior ini benar-benar melakukan transaksi narkoba dengan seseorang dari Kuala Lumpur, Malaysia.

Saat fakta pahit tersebut diketahui oleh Jeremy Thomas, dunia tentu terasa gelap baginya, langit sekaan runtuh. Bagaimana tidak, darah dagingnya tersebut membuat nama dan keluarga yang dibangun selama ini tercoreng karena perbuatan tidak baik sedemikian itu. Kendati demikian, peran sebagai ayah ditunjukkannya tidak hanya dengan perkataan belaka. Jeremy Thomas pasrah dengan status sang anak, koperatif dengan pihak aparat namun tetap memberikan dukungan penuh kepada Axel.

Jeremy Thomas setia menjadi garda terdepan untuk mendampingi sang anak selama proses hukum berlangsung. Kasih sayang dan ketegasannya hadir begitu saja tanpa ada salah satu yang dikorbankan. Ia tegar di hadapan awak media dan memaklumi kelabilan sang putra di usia remajanya. Tak hanya itu, aktor kawakan ini juga mengaku bahwa salah satu faktor terjerumusnya sang anak di dunia narkoba adalah bentuk dari kelalaiannya.

Ayah memang demikian seharusnya. Ada secara tegas memberikan pelajaran bagi sang anak namun tetap sadar bahwa semua manusia memiliki keterbatasan dengan beragam faktor. Ibu dan adik kandung Axel juga turut memberikan dukungan untuknya. Entah melalui sosial media atau sikap, dua perempuan itu tak kalah dengan Jeremy saat memberikan support pada Axel Matthew Thomas.

Saat ini Axel disangkakan Pasal 62 sub Pasal 60 ayat 3 juncto Pasal 71 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Jadi Koordinator SANI, Pretty Asmara diduga Jadi Supplyer Narkoba

Siapa yang tidak tahu bahwa Pretty Asmara tergabung dalam kelompok Selebriti Anti Narkoba Indonesia (SANI) bahkan menjadi koordinator. Namun sayang, ia diketahui melakukan supply kepada rekan-rekannya sesama artis terhadap barang-barang narkoba.

Pretty bertubuh tambun telah dites urin dan hasil menunjukkan negatif sedangkan tujuh rekannya positif. Sampai saat ini kasusnya terus bergulir dan ia tetap berada dalam status tersangka. Tak ada hal lebih yang ingin ku sampaikan tentang Pretty Asmara. Hanya demikian dan semoga tidak ada lagi masyarakat termasuk kalangan selebriti yang kembali menjadi korban iming-iming nikmatnya narkoba.

Semoga Bermanfaat
Powered by Blogger.